Kamala Harris menghadapi dilema besar menjelang Pemilu AS 2024. Dukungannya terhadap Israel dalam konflik Gaza memicu protes masif dari kelompok pro-Palestina. Penolakan Harris untuk membatasi penjualan senjata ke Israel berpotensi mengikis dukungan pemilih Muslim dan Arab-Amerika. Situasi ini mengancam peluang kemenangan Harris di negara-negara kunci, mengingat pentingnya suara minoritas dalam pemilihan yang diprediksi akan ketat.
Kekerasan di Tepi Barat semakin memuncak, menciptakan situasi yang mirip dengan Gaza. Warga Palestina menghadapi serangan brutal Israel, kehancuran infrastruktur, dan trauma berkelanjutan. Meski menghadapi tekanan berat, semangat perlawanan tetap membara. Komunitas internasional perlu memperhatikan krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah ini dan mencari solusi damai yang berkelanjutan.
Ketegangan di Tepi Barat terus meningkat, memicu keprihatinan internasional. Inggris mengecam keras tindakan Israel dan mendesak penghentian kekerasan. Korban terus berjatuhan, termasuk warga sipil. Komunitas global khawatir konflik akan meluas. Diperlukan upaya diplomasi segera untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan melindungi hak-hak penduduk Palestina di wilayah pendudukan.
Zaskia Adya Mecca adalah salah satu artis Indonesia yang kencang menyuarakan kemerdekaan Palestina. Istri dari Hanung Bramantyo ini bahkan kerap ikut dalam aksi
Universitas Aisyiyah (Unisa) Bandung dukung keberdayaan rakyat Palestina melalui pemberian beasiswa bagi dua calon mahasiswa Palestina yang akan berkuliah di prodi S1 Keperawatan
Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menyiapkan beasiswa bagi warga Palestina. Kabar baik ini disampaikan Rektor UIN Datokarama Prof. Lukman Thahir usai menandatangani
Mahkamah Internasional atau International Court of Justice (ICJ) mengeluarkan putusan bahwa pendudukan Israel yang berkelanjutan di wilayah Palestina selama puluhan tahun adalah ilegal,
Serangan Israel terhadap Palestina tidak pernah berhenti. Seruan demi seruan untuk melakukan gencatan senjata, serta kecaman dari berbagai pihak tak juga menghentikan
Kantor HAM PBB menuduh Israel melanggar hukum perang di Gaza dengan tidak membedakan warga sipil dan pejuang dalam serangannya. Kepala penyelidik PBB menyebut tindakan Israel sebagai pemusnahan warga Palestina. Laporan mengungkap dugaan pelanggaran prinsip-prinsip perang seperti proporsionalitas dan perlindungan warga sipil dalam kampanye pemboman Israel.