Aku cemburu kepada diriku sendiri yang telah mengenal-Nya, karena aku ingin tiada sesuatu pun kecuali Dia yang mengenal diri-Nya. Mengenai pengetahuan-Nya, apakah peduliku.
Imam Ghazali mempergunakannya pada abad kesebelas dalam Al-Kimia Kebahagiaan untuk menggaris bawahi ajaran sufi bahwa hanya beberapa dari sekian benda yang kita akrabi yang memiliki pertalian dengan 'dimensi lain'
Tokoh yang sering mengulang-ulang kisah ini adalah salah seorang dari orang-orang pertama yang menyandang gelar Sufi: Jabir bin Al-Hayyan, yang dalam bahasa Latin disebut Geber, yang juga perintis al-Kimia Kristen.
Perjalanan Abu Yazid menuju Kakbah memakan waktu 12 tahun. Hal ini karena setiap kali ia bersua dengan seorang pengkhotbah yang memberikan pengajaran di dalam perjalanan itu.
Dalam lingkungan darwis, kisah ini dianggap sangat penting untuk 'membuat peka' pikiran murid, menyiapkannya menghadapi pengalaman yang tak bisa diraih dengan cara-cara biasa.
Raja yang disinggung dalam kisah ini diduga adalah mendiang Nadir Shah dari Afghanistan, yang diabdi oleh Sufi Abdul-Hamid Khan, dan yang wafat pada tahun 1933.
Puasa itu ada dua: puasa lahir dan puasa batin. Puasa lahir sebatas menahan (dari lapar dan dahaga) dari segala sesuatu yang membatalkan disertai dengan niat.
Puasa harus benar-benar menjaga kualitas lahir maupun batin agar benar-benar dapat bersanding dengan al-Haqq. Selama hamba masih terkotori oleh selain Allah, ia tak pantas mendekat dan bersanding dengan-Nya.
Tujuan tasawuf adalah mendekatkan diri sedekat mungkin dengan Tuhan sehingga ia dapat melihat-Nya dengan mata hati bahkan rohnya dapat bersatu dengan Roh Tuhan.