Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan pentingnya gotong royong antara pemerintah dan swasta dalam pendidikan. Saat membuka Rakornas Calon Madrasah Muhammadiyah Unggul 2024, beliau menekankan kesetaraan kualitas sekolah negeri-swasta yang dibuktikan melalui standar akreditasi resmi. Program ini bertujuan mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengunjungi SMP Prima Cendekia Islami Bandung untuk meninjau pembelajaran coding. Rencana besar 2024: coding akan masuk kurikulum SD-SMP sebagai mata pelajaran pilihan. Dari 388 sekolah di Bandung, 35 SMP sudah menerapkan coding. Integrasi dengan pelajaran prakarya jadi opsi utama.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan pentingnya menjaga netralitas guru dalam Pilkada 2024. Sekolah harus steril dari kegiatan politik praktis demi melindungi profesionalisme tenaga pendidik. Meski menghadapi berbagai tekanan politik, guru tetap diimbau berpartisipasi dalam demokrasi tanpa mengorbankan integritasnya sebagai pendidik.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menunjukkan komitmen tinggi dalam pengembangan pendidikan Muhammadiyah dengan menghadiri Milad ke-112 di Sidoarjo. Program unggulan makan siang bergizi diluncurkan serentak se-Jawa Timur. Fokus pendidikan diarahkan pada pengembangan teknologi digital, coding, dan AI untuk menghadapi tantangan global masa depan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengunjungi Yogyakarta untuk dialog dengan guru dalam acara Sambung Rasa. Beliau menekankan pentingnya pendidikan bermutu dan pembelajaran yang menyenangkan. Fokus utama adalah peningkatan kualifikasi guru ke jenjang D4/S1 serta perbaikan sarana prasarana pendidikan Indonesia.
Abdul Mu'ti memperkenalkan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai terobosan pembentukan karakter pelajar melalui rutinitas harian terstruktur. Berkolaborasi dengan PGI yang mengelola 2.556 sekolah, program ini menjadi solusi strategis menghadapi tantangan dekadensi moral dan mendukung program wajib belajar 13 tahun, sekaligus memperkuat integrasi pendidikan nasional.
Kemendikdasmen merespons fenomena kesulitan matematika dengan strategi komprehensif, mulai dari pembelajaran sejak TK hingga wajib belajar 13 tahun. Learning loss akibat pandemi teridentifikasi sebagai akar masalah, mendorong kementerian mengambil langkah strategis memperkuat fondasi pendidikan matematika melalui platform digital dan program literasi numerasi.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menjadikan Hari Guru Nasional sebagai momentum istimewa untuk mengumumkan program peningkatan kesejahteraan bagi guru ASN dan non-ASN. Program ini merupakan bagian dari tiga fokus utama Kemendikdasmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, yang mencakup aspek kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru. Detail program akan diungkap pada peringatan Hari Guru Nasional.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muti akan lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat untuk menata kebijakan pendidikan dasar dan menengah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bersama para Wakil Menteri (Wamen) dan Direktur Jenderal (Dirjen) mendatangi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
Dukungan PBNU melalui Gus Yahya terhadap program Mendikdasmen dalam mengatasi putus sekolah menjadi momentum penting bagi pendidikan Indonesia. Program rumah belajar dan revitalisasi pendidikan non-formal yang didukung jaringan pendidikan NU diharapkan mampu memberi solusi efektif bagi permasalahan putus sekolah.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengumumkan realisasi kenaikan gaji guru tahun 2025 yang mencakup guru ASN bersertifikasi dan honorer. Program peningkatan kesejahteraan ini masuk dalam quick win pemerintahan Prabowo-Gibran. Nominal kenaikan akan bervariasi berdasarkan kualifikasi tertentu, bukan flat Rp 2 juta seperti wacana awal. Penyusunan regulasi dan pendataan sedang dilakukan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.
Terobosan pendidikan Indonesia 2025 memperkenalkan pembelajaran matematika sejak TK sebagai respons terhadap rendahnya skor PISA. Program ini menekankan pengenalan konsep dasar matematika dengan metode menyenangkan, didukung pelatihan guru khusus. Meski hasilnya baru terlihat setelah 2025, inisiatif ini menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan nasional.