Analisis gencatan senjata AS-Iran: Donald Trump tunda serangan ke Iran selama dua minggu demi pembukaan Selat Hormuz. Apakah ini tanda kemenangan Iran atau strategi politik?
Presiden AS Donald Trump kembali menuai kritik tajam akibat pernyataan kasarnya di media sosial pada Ahad (5/4/2026). Trump mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap fasilitas pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali.
Penyesalan pemilih Donald Trump meningkat tajam jelang pemilu 2026. Survei terbaru CNN dan YouGov ungkap melemahnya basis dukungan, terutama soal ekonomi, inflasi, dan perang Iran.
Presiden Donald Trump menegaskan perang dengan Iran diperlukan demi keamanan dunia di tengah melonjaknya harga minyak dan penutupan Selat Hormuz. Sementara itu, Iran mengklaim 7 juta warga mendaftar wajib militer saat serangan udara menghantam lokasi rudal di Isfahan.
Pakistan siap memfasilitasi perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, guna mengakhiri perang yang sedang berlangsung. Tentu hal ini mengejutkan banyak pihak, sebab Pakistan sendiri tengah berkonflik dengan Afghanistan dan India.
Aksi protes besar-besaran menentang pemerintahan Donald Trump berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat (AS) terjadi pada Sabtu (28/3) lalu. Diperkirakan lebih dari delapan juta orang bergabung dalam aksi bertajuk No Kings tersebut.
Departemen Kehakiman AS sepakat membayar ganti rugi lebih dari Rp16 miliar kepada Michael Flynn, mantan penasihat keamanan Donald Trump. Penyelesaian ini mengakhiri gugatan panjang terkait tuduhan penuntutan yang keliru di masa lalu.
Klaim Presiden Donald Trump kali ini yaitu Amerika Serikat mendapat hadiah dari Iran tanpa merinci apa hadiahnya. Trump hanya sebut hadiah itu senilai jumlah uang yang sangat besar dan ada kaitannya dengan Selat Hormuz.
Iran menerima pesan dari Amerika Serikat melalui mediator sebagai langkah awal menuju kemungkinan pembicaraan.Donald Trump mengklaim kedua pihak telah melakukan pembicaraan positif dan berpeluang mencapai kesepakatan.AS menunda ancaman serangan terhadap infrastruktur Iran selama lima hari dengan syarat negosiasi berjalan.Kabar ini memicu harapan perdamaian dan berdampak pada pasar global, termasuk turunnya harga minyak.
Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah Donald Trump mengancam akan menghancurkan fasilitas energi Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka. Simak rangkuman serangan rudal dan kondisi terkini di hari ke-23 perang.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pesan penuh berkah bagi umat Islam yang merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.