Mendikbud-Ristek, Nadiem Makarim, menilai kecanggihan teknologi digital saat ini tidak bisa menggantikan peran seorang guru di sekolah. Hal itu tidak hanya berlaku di Indonesia saja, tapi juga hampir di seluruh negara di dunia.
Forum ini bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Agama (Kemenag), bersama Synergy Policies dan Tanoto Foundation.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa inovasi dapat menjadikan budaya lebih bermanfaat dan lebih dekat dengan masyarakat.
Kemendikbudristek memastikan sebanyak 320.000 guru honorer diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2022. Keputusan ini merupakan cara untuk meningkatkan kesejahteraan guru.
Hingga kini, sebanyak 50.000 orang guru telah menjadi Guru Penggerak. Kemendikbusristek juga akan terus mendorong seluruh guru di penjuru Tanah Air, agar menjadi Guru Penggerak untuk memimpin roda perubahan pendidikan Indonesia.
Menurut Musk, dengan adanya internet, masyarakat dapat dengan mudah belajar apapun secara gratis. Oleh karena itu, penyediaan akses dirasa menjadi penting agar para siswa bisa belajar melalui internet.
Beasiswa Unggulan 2022 diperuntukkan bagi masyarakat berprestasi, baik tingkatan nasional ataupun internasional, pegawai Kemendikbudristek dan penyandang disabilitas.
Internal Kemendikbud-Ristek, dalam hal ini Inspektorat, perlu mengaudit sejauh mana sistem kerja dan peran tim shadow Menteri Nadiem, terutama dalam penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran.
Tak salah bila hal tersebut disematkan pada Nadiem. Sebab di tengah kesibukannya sebagai orang nomor satu di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dia masih menyempatkan waktu bermain dengan sang anak.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Muti, M.Ed, menilai tim bayangan yang dibentuk Mendikbud-Ristek, Nadiem Makarim, rentan disalahgunakan.
Kemendikbud-Ristek membuat perubahan bobot penilaian dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Transformasi seleksi masuk PTN itu dilakukan agar lebih adil dan mendorong perbaikan iklim pembelajaran di pendidikan menengah.
Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) akan menghapus tes materi pelajaran dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).