Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Nadiem Makarim: Teknologi Tidak Bisa Gantikan Peran Guru

Muhajirin Selasa, 20 Desember 2022 - 16:20 WIB
Nadiem Makarim: Teknologi Tidak Bisa Gantikan Peran Guru
Mendikbudristek Nadiem Makarim (kanan) dalam talkshow NU Tech di Malang, Senin (19/12/2022) (foto: instagram/@nadiemmakarim)
LANGIT7.ID, Malang - Mendikbud-Ristek, Nadiem Makarim, menilai kecanggihan teknologi digital saat ini tidak bisa menggantikan peran seorang guru di sekolah. Hal itu tidak hanya berlaku di Indonesia saja, tapi juga hampir di seluruh negara di dunia.

Dia menegaskan, perdebatan soal itu sudah selesai. Pembelajaran tatap muka antara murid dan guru jauh lebih efektif untuk anak di negara manapun.

“Kita sudah melihat ini, dan dibuktikan saat pandemi ketika semua orang PJJ (pembelajaran jarak jauh) belajar online, benar-benar teknologi tidak bisa menggantikan ruang kelas dan tidak bisa menggantikan guru, itu sudah pasti,” kata Nadiem dalam acara NU Tech di Malang, Jawa Timur, Senin (19/12/2022).

Baca Juga: Gagas NU Tech, PBNU Ingin Nahdliyin Kuasai Teknologi Digital

Kendati demikian, Nadiem menyebut digitalisasi di dunia pendidikan mengalami perkembangan pesat saat pandemi Covid-19. Selama dua tahun terjadi reformasi di dunia pendidikan yang tidak bisa dihindari. Selama pandemi, pembelajaran dilakukan secara jarak jauh yang mengharuskan guru dan murid melek teknologi.

“Kemendikbud jika ingin melatih 3 juta guru untuk menggunakan berbagai macam teknologi aplikasi, berbagai macam teknologi waktu 20 tahun nggak akan nyampe, tapi karena Covid-19 PJJ itu terjadi dalam periode tiga tahun,” kata Nadiem.

Penggunaan Gawai di Dunia Pendidikan Harus Dikontrol

Kendati sudah banyak guru dan siswa melek teknologi, namun Nadiem menilai smartphone atau gadget di dunia pendidikan harus dikontrol. Itu karena penggunaan smartphone tersebut bisa memunculkan hal negatif. Sebab, banyak murid dan guru menjadi tergantung dan ketagihan akan gawai tersebut.

“Ini menurut saya negatif, karena itu adalah suatu ketergantungan kita, anak-anak kita, bahkan orang tua, guru-guru kepada gadget,” ujar Nadiem.

Baca Juga: Tips Ainun Najib Hindarkan Anak dari Dampak Negatif Gadget

Maka itu, kata dia, efek ketergantungan ke gadget dan teknologi juga perlu dikurangi. Namun, dampak smartphone juga bergantung pada masing-masing individu siswa. Dia mencontohkan saat ada waktu luang para siswa memanfaatkan gadget untuk hal positif dengan mempelajari minat dan bakat seperti menggambar, olahraga, dan hal-hal lain dari platform digital.

“Misalkan dia suka gambar, untuk support gambar cara belajar gambar lewat YouTube, atau mau follow di Instagram pakar-pakar yang dia minati, itu sangat positif. Tetapi, kenyataannya mayoritas tidak, mayoritas mau lihat, kepo temannya mau ngapain. Lalu reaksinya cuma tiga, kalau nggak bete, iri, atau apalah satu hal yang mungkin negatif,” ungkap Nadiem.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)