LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek),
Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa inovasi dapat menjadikan budaya lebih bermanfaat dan lebih dekat dengan masyarakat.
Menurut Nadiem, hasil dari kerja konservasi akan menjadi modal pembaruan yang kreatif dan otentik. Kedua hal ini kata Nadiem juga menjadi prinsip dasar dari adanya
Anugerah Kebudayaan Indonesia, sebagai ajang mengapresiasi aneka terobosan pemajuan kebudayaan.
"Apresiasi aneka terobosan ini dalam upaya pemajuan kebudayaan yang dilakukan oleh individi, komunitas, dan pemerintah daerah. Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022 secara khusus menggarisbawahi teladan inovasi dalam kaitannya dengan situasi krisis," kata Nadiem dikutip Ahad (11/12/2022).
Baca juga: Kemenkes Janji Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis di RSUD Menurutnya, hal inilah yang membuat para peraih Anugerah Kebudayaan ini memberikan inovasi tersebut, sehingga pihaknya memiliki rujukan tentang jalan kebudayaan yang harus ditempuh guna memperkuat kehidupan bersama sebagao bangsa.
"Kemudian, melalui kegiatan ini Kemendikbudristek ingin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para tokoh penerima penghargaan sebagai putra-putri terbaik bangsa yang berprestasi, serta berdedikasi tinggi terhadap kemajuan kebudayaan di Indonesia," ungkapnya.
Pemberian Anugerah kebudayaan Indonesia ungap Nadiem, diharapkan mampu memotivasi masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih peduli terhadap pengembangan kebudayaan di negara ini.
"Semoga AKI 2022 dapat mendorong pelajar dan kaum muda di seluruh Indonesia untuk berani berpikir kritis dan bertindak kreatif, demi kemajuan kebudayaan. Kami juga berharap Anugerah kebudayaan Indonesia memberikan inspirasi semuanya untuk semangat gotong royong dalam menuju satu tujuan yaitu Indonesia maju," tegasnya.
(sof)