Dari Sungai Nil ke Laut Tengah, agama selalu jadi sumber peradaban. Ketika Mesir, Persia, dan Romawi retak, jazirah Arab justru melahirkan jawaban baru: Islam sebagai jembatan dunia.
Di antara dentum Romawi dan Persia, jazirah Arab seolah sunyi. Gersang tanpa sungai, hanya kafilah dan oasis. Namun dari tanah tandus itulah kelak lahir revolusi yang mengguncang dunia.
Hatim ath-Tha?i, bangsawan Badui abad keenam, dikenang bukan karena pedang, tapi kedermawanan tanpa batas. Dari Jazirah Arab, namanya menjelma mitos lintas budaya hingga kini.
Bagaimana wahyu tentang hak waris bagi perempuan dan anak-anak kecil merombak tatanan adat patriarkal di jazirah Arab, dan kenapa kaum Quraisy dulu sampai memprotes keras aturan itu.
Jauh sebelum wahyu turun di Gua Hira, agama Nasrani telah menemukan jalannya ke kalbu sebagian orang Baduidengan biara, mabidz, dan air mata. Abrahah ternyata cukup berperan.
Raja Tubba, raja kaum Saba, berencana menyerang Madinah dan Kakbah, namun membatalkan rencana itu setelah mendengar saran 2 orang pendeta atau rabi Yahudi. Peristiwa ini terjadi 700 tahun sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW.
Pada masa awal kedatangan risalah Islam, khamr diharamkan secara periodik. Pelarangan khamr melewati empat fase. Tokoh yang pertama kali berjanji menjauhi dan mengharamkan khamr pada masa jahiliah adalah Qais bin Ashim.