Islam tidak melarang seseorang untuk bersenda gurau. Namun, sebagai agama yang mengedepankan adab dalam semua hal ada batasan-batasan yang harus diperhatikan saat bercanda untuk meminimalisir perselisihan.
Adab Gus Miftah di sebuah pengajian di Magelang, Jawa Tengah, menjadi bahan gunjingan publik. Di acara tersebut Gus Miftah kepergok mengeluarkan kata kasar ke penjual es teh yang tengah menjajakan dagangannya pada jamaah pengajian.
Penceramah agama Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah tengah menjadi sorotan publik. Lantaran saat berdakwah di Magelang, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan ini kedapatan mencaci seorang penjual es teh.
KH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah mengajak pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan untuk memakmurkan Masjid An Nur PMI di Taman Guanyin Taiwan.
Hanya saja, pada kenyataannya, banyak orang yang mengunggah kehidupan pribadi hingga membuka aib dan perbuatan maksiat. Mabuk-mabukan, berjudi, mengonsumsi makanan haram diumumkan secara terbuka hingga menjadi konsumsi publik.
Mohon maaf saya tidak punya urusan Anda (Lina Mukherjee) makan babi, itu urusan Anda. Tapi sudah menjadi urusan kami ketika Anda posting kemaksiatan dan dosa yang Anda lakukan. Kenapa? Karena seolah-olah Anda bangga dengan kemaksiatan dan dosa yang Anda perbuat, kata Gus Miftah.
Secara khusus, Gus Miftah mengajak masyarakat untuk belajar agama dengan benar. Memilih guru yang benar, sehingga tafsir agama tidak didasarkan atas logika sendiri.
Dalam akun Instagramnya, Gus Miftah mengunggah canda tawa yang terbangun di Arafah. Gus Miftah dan Ustaz Khalid Basalamah bercengkerama dan saling melempar senyum.
Tokoh NU KH Dimyati Rois meninggal dunia pada Jumat dini hari tadi (10/6/2022). Gus Miftah tampak menggali liang kubur untuk sosok yang akrab disapa Abah Dim itu.
Dalam acara tersebut Gus Miftah ditemani oleh sang istri Dwi Astuti Ningsih atau Ning Astuti. Turut hadir juga AM Hendropriyono sebagai saksi dari pihak perempuan.
Gus Miftah menyampaikan bahwa berdakwah haruslah dengan lemah lembut. Dengan demikian, masyarakat tertarik mempelajari Islam dan mereka yang non-muslim tersentuh hatinya memeluk Islam.