LANGIT7.ID - , Jakarta - Viral di media sosial selebritas internet,
Lina Mukherjee yang blak-blakan mengaku sudah ketiga kalinya makan babi. Dalam video unggahan yang beredar di TikTok, saat makan
daging babi untuk ketiga kalinya Lina memulainya dengan membaca bismillah.
Diketahui Lina adalah seorang muslim. Tindakan yang dilakukannya itu kemudian dikecam warganet karena dianggap mengejek ajaran Islam.
Baca juga: Ada Ramen Vegan Rasa Tulang Babi, Apakah Halal?Mubalig dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Miftah Maulana Habiburrahman atau
Gus Miftah pun ikut mengecam aksi Lina Mukherjee itu.
"Mohon maaf saya tidak punya urusan Anda (Lina Mukherjee) makan babi, itu urusan Anda. Tapi sudah menjadi urusan kami ketika Anda posting kemaksiatan dan dosa yang Anda lakukan. Kenapa? Karena seolah-olah Anda bangga dengan
kemaksiatan dan dosa yang Anda perbuat," kata Gus Miftah dalam video yang beredar.
Baca juga: Soal Sosis Arabiki Daging Babi, LPPOM MUI: Cermati Label KemasanPadahal, lanjut ulama yang dikenal berdakwah dengan cara gaul ini, Allah SWT sudah menutup aib hamba-hamba-Nya.
"Allah sudah berkenan menutupi dosa-dosa hamba-Nya, tetapi malah kita buka kemaksiatan dan dosa kita di hadapan orang lain," kata Gus Miftah.
كُلُّ أُمَّتِي مُعَافًى إِلَّا الْمُجَاهِرِينَ وَإِنَّ مِنْ الْمُجَاهَرَةِ أَنْ يَعْمَلَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ عَمَلًا ثُمَّ يُصْبِحَ وَقَدْ سَتَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ فَيَقُولَ يَا فُلَانُ عَمِلْتُ الْبَارِحَةَ كَذَا وَكَذَا وَقَدْ بَاتَ يَسْتُرُهُ رَبُّهُ وَيُصْبِحُ يَكْشِفُ سِتْرَ اللَّهِ عَنْهُ
Artinya: “Setiap umatku akan mendapat ampunan, kecuali mujahirin (orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa). Dan yang termasuk terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang berbuat (dosa) pada malam hari, kemudian pada pagi hari dia menceritakannya, padahal Allah telah menutupi perbuatannya tersebut, yang mana dia berkata, “Hai Fulan, tadi malam aku telah berbuat begini dan begitu.”
Sebenarnya pada malam hari Rabb-nya telah menutupi perbuatannya itu, tetapi pada pagi harinya dia menyingkap perbuatannya sendiri yang telah ditutupi Allah tersebut.” (HR Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Antisipasi Pencemaran Daging Babi, UGM Bakal Uji Sampel MakananMenurut Gus Miftah, bila Lina menganggap aksinya adalah urusan pribadi, seharusnya tidak mengunggahnya sebagai konsumsi publik.
"Kalau Anda mengatakan 'ini kan urusan pribadi saya', kalau urusan pribadimu ya gak usah lah di-posting. Ketika kamu posting berarti apa? Anda seolah-olah mengejek, mengejek larangan Allah bagi orang Islam untuk tidak mengonsumsi babi," tegasnya.
(est)