Dinas (Disdik) Kalimantan Tengah akhirnya berlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), usai menuai sorotan lantaran meminta sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah tetap berjalan normal dengan alasan berpengaruh terhadap dapur makan bergizi gratis (MBG).
Dampak karhutla tidak berhenti pada kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat akibat paparan asap dan polusi udara.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel mengeluarkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2026, sebagai respons terhadap kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah.
Di tengah situasi terdampak kabut asap yang semakin parah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan, sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah tidak diliburkan. Hanya jam masuk sekolah saja yang diubah.
Istri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan, Masrupah Syarifuddin menggelar pesta ulang tahun mewah, di tengah penderitaan masyarakat terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan.
Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang meminta sekolah tidak diliburkan menuai sorotan dan menjadi viral di jagad maya. Pasalnya, alasan sekolah tidak diliburkan karena menurutnya akan berdampak pada operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kantin.
Kemarau panjang melanda sejumlah wilayah Kalimantan. Warga di Pontianak, Samarinda, Palangka Raya, Banjarmasin hingga Kotawaringin Barat menggelar Shalat Istisqa untuk memohon hujan.
Semakin membahayakannya dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan, ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat menggelar shalat istisqa.
TNI AU kerahkan dua pesawat Boeing 737 untuk mengirim prajurit Yonif TP 839/SA ke wilayah terdampak karhutla. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan.
TNI AU kerahkan pesawat Casa NC-212 untuk Operasi Modifikasi Cuaca di IKN dan Kalimantan Timur. Sebanyak 800 kg NaCl disemai ke awan demi memicu hujan dan menekan karhutla.
Selain Mendagri, Presiden turut didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dan pejabat terkait lainnya.
Karhutla Kalimantan Barat kembali ditangani dari udara! Lanud Supadio mengerahkan water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca untuk memadamkan titik api dan cegah kebakaran meluas.