Janji awal pemerintah baru untuk tahun 2022 adalah sekitar 25 persen lebih rendah dari yang disumbangkan negara itu ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah tahun ini.
Hingga akhir minggu lalu, sebanyak kurang lebih 103 juta atau sekitar 38 persen dari total penduduk Indonesia telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut vaksinasi masih penting untuk melawan varian baru corona, Omicron yang sudah menyebar di Afrika Selatan dan beberapa negara lain di dunia.
WHO menjelaskan jika peningkatan jumlah orang yang di tes positif dan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, tidak selalu bermakna tingkat penularan varian baru atau tingkat keparahannya menjadi lebih tinggi.
Target vaksinasi yang dicanangkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) masih sulit dicapai. Diperkirakan hampir 80 negara tidak mencapai target vaksinasi 40 persen populasi di akhir tahun 2021.
Sejauh ini, kebanyakan vaksin Covid-19 hanya diterima penduduk di negara dengan penghasilan menengah ke atas dan tinggi. Hanya 20 persen dari pasokan vaksin global yang tersedia untuk negara berkembang.
Pada konferensi pers PBB, Direktur Darurat Regional WHO untuk Wilayah Mediterania Timur Dr Rick Brennan mengatakan, pasokan medis harus mulai didatangkan melalui Bandara Internasional Mazar-i-Sharif di utara Afghanistan.
Badan PBB itu juga mengkhawatirkan pergolakan di Afghanistan dapat menyebabkan lonjakan infeksi virus corona. Pasalnya, pelaksanaan tes Covid-19 turun 77 persen dalam sepekan terakhir.
Badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) memberikan referensi makanan sehat yang dianjurkan terutama selama pandemi, dan yang harus dihindari.