Narasi wanita sebagai makhluk kurang akal sering bersandar pada tafsir kata sufaha. Yusuf Qardhawi meluruskan bahwa istilah tersebut merujuk pada perilaku pemboros, bukan gender atau kodrat tertentu.
Kedewasaan intelektual ulama terdahulu mengajarkan bahwa kebenaran bisa ditemukan di mana saja. Mengambil manfaat dari kelompok yang berbeda adalah strategi menjaga ushuluddin di tengah gempuran pemikiran luar.
Ilmu Kalam menyelamatkan iman dari ekstremisme, namun juga melahirkan kontroversi panjang. Dari Asyariyah hingga kritik Ibn Taymiyyah, teologi Islam tumbuh dalam tarik-menarik akal dan wahyu.
Dalam Al-Quran, akal bukan sekadar alat berpikir, tapi juga tali pengikat moral yang menahan manusia dari kesalahan. Sebuah harmoni antara nalar, hati, dan iman.
Roh adalah rahasia yang tak sepenuhnya terjangkau oleh akal manusia. Al-Quran menyebutnya urusan Tuhan, menandai batas pengetahuan manusia di hadapan keagungan ilahi.
Quraish Shihab menegaskan, tak semua hal bisa dimusyawarahkan. Musyawarah hanyalah untuk urusan manusia, bukan wilayah Tuhan. Akal bekerja di bumi, wahyu tetap berdaulat di langit.
Dalam perspektif Al-Quran, ia adalah sesuatu yang mengikat atau menghalangi seseorang terjerumus dalam kesalahan atau dosa. Namun, apa tepatnya yang dimaksud sesuatu itu, kitab suci tak pernah menjelaskannya secara gamblang.