Fernando menyarankan NasDem untuk mengevaluasi dukungan terhadap Anies. Dia menilai NasDem masih memiliki kesempatan untuk melakukan konsolidasi internal menjaring capres 2024 berdasarkan aspirasi kader dan aspirasi rakyat Indonesia.
Besar kemungkinan hasil Musra wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur akan menempatkan Moeldoko di urutan ketiga sebagai capres. Selain itu, Moeldoko juga menjadi kandidat pertama untuk posisi cawapres.
Menurut Muraz, seluruh warga negara memiliki hak untuk menjadi presiden. Tetapi, pengecualian berlaku bagi para menteri atau pejabat negara sekelas, di mana mereka harus menanggalkan jabatannya lebih dulu.
Hendra menilai, Andika sangat menaruh perhatian pada permasalahan prajurit. Menurut Hendra, hal tersebut menunjukkan sikap Andika menghargai sebagai sesama manusia.
MK menegaskan, tidak semua pejabat setingkat menteri masuk pengecualian tersebut. Ada delapan kategori pejabat setingkat menteri tetap harus mengundurkan diri saat mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres.
Elektabilitas Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, melesat mencapai 8,5 persen di bulan Oktober 2022 setelah sebelumnya meraih 3,3 persen di bulan Juni.
Komarudin Watubun mengatakan bahwa pernyataan Ganjar beberapa waktu lalu tidak melanggar aturan organisasi partai. Namun, pernyataan tersebut dinilai menimbulkan multitafsir di publik.
Elektabilitas Ganjar Pranowo masih unggul dibanding Anies Baswedan menurut survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Ganjar menduduki peringkat pertama dengan elektabilitas 32,1 persen.
Jokowi mengatakan Golkar merupakan partai politik yang sudah matang. Terlebih, Golkar memiliki pengalaman malang-melintang serta banyak makan asam garam dalam perpolitikan Indonesia.
Hasto Krisyanto, buka suara terkait pernyataan Ganjar Pranowo yang siap jadi calon presiden (capres) di Pemilu 2024. Hasto menilai pernyataan Ganjar dirasa hal yang wajar karena setiap kader memang harus siap bila ditugaskan.
Menurut Ganjar, semua anggota partai harus siap jika diusung menjadi capres. Dia menilai setiap partai tentu akan mencari kader terbaiknya untuk diusung sebagai pemimpin.
Terkait upaya relawan Ganjar Pranowo yang intens mensosialisasikan capres di daerah-daerah di Sulawesi Selatan, Djarot enggan menanggapi hal tersebut. Menurutnya, kedatangan Ganjar ke Sulsel untuk kepentingan Jateng.