LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden
Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti agar Partai Golkar tak sembrono dalam menentukan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024 mendatang. Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Partai Golkar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.
Jokowi mengatakan
Golkar merupakan partai politik yang sudah matang. Terlebih, Golkar memiliki pengalaman malang-melintang serta banyak makan asam garam dalam perpolitikan Indonesia.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Siap Nyapres, Begini Respons PDIP"Saya yakin Golkar akan dengan cermat, akan dengan teliti, akan dengan hati-hati. Tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden 2024," kata Jokowi, dikutip Sabtu (22/10/2022).
Menurut Jokowi, penting memilih pemimpin yang memiliki jam terbang tinggi. Mengingat situasi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian, bahkan diprediksi akan lebih gelap di tahun 2023.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Nyatakan Siap jadi Capres di 2024"Saya hanya memberikan sebuah gambaran bahwa siapa pun capres-cawapres yang dipilih itu memang harus hati-hati. Karena menahkodai 273 juga rakyat Indonesia," ujar Jokowi.
"Karena, sekali lagi, dalam pembangunan sebuah negara penting sekali yang namanya stabilitas politik. Kita juga butuh stabilitas keamanan, apalagi dalam situasi dunia yang sangat sulit, sulit dihitung, sulit dikalkulasi, sulit diprediksi," lanjut Jokowi menerangkan.
Sejauh ini, Golkar memang belum menentukan capres dan cawapres untuk diusung pada
Pemilu 2024 mendatang. Namun, sebagian besar kader partai berlambang pohon beringin itu diketahui kompak mendukung Ketum Airlangga Hartarto sebagai capres 2024.
Baca Juga:
Duduk Semeja Bareng Elite PKS, Nasdem dan Anies, Ini Penjelasan Demokrat
Elektabilitas Puan Kecil, Relawan Dorong PDIP Capreskan Ganjar
Lolos Verifikasi Administrasi KPU, Golkar Targetkan Raih 20 Persen Suara(asf)