Blackburn Rovers adalah salah satu klub sepak bola Inggris yang ramah terhadap umat muslim. Saat Idul Fitri dan Idul Adha, klub itu membuka stadion untuk dijadikan tempat shalat. Kini, pihak klub memfasilitasi para suporter muslim untuk melakukan ibadah shalat Maghrib.
Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan salat berjemaah agar mendapat pahala besar. Lalu bagaimana hitungan pahala shalat berjamaah di masjid dan di rumah?
Perempuan disebut lebih utama shalat di rumah. Hal ini berbeda halnya dengan kaum laki-laki yang dianjurkan ke masjid untuk mengerjakan ibadah 5 waktu.
Hukum tinggalkan shalat Jumat bagi seorang muslim adalah dosa. Bahkan bila 3 kali berturut-turut tanpa uzur bisa sampai dianggap murtad atau keluar dari Islam.
Umumnya di Indonesia, shalat berjamaah dipimpin oleh orang dewasa. Sebab orang dewasa sudah masuk usia baligh dan wajib shalat. Namun bagaimana bila shalat berjamaah diimami anak kecil?
Seorang muslim tak perlu berkecil hati apabila jarak rumahnya dengan masjid begitu jauh. Sebab, menurut hadits tersebut makin jauh dari masjid berarti memiliki peluang pahala datang ke masjid lebih banyak.
Shalat tarawih merupakan shalat sunnah di bulan Ramadhan. Shalat tarawih biasanya dimaksimalkan untuk mentadabburi hingga mengulang hafalan Al-Quran dengan menggelar shalat 1 juz.
MUI menyatakan, bila dalam suatu wilayah tempat tinggal tinggal banyak yang terpapar Covid-19 atau varian virus lainnya, seperti Omicron, shalat berjamaah bisa dilakukan di rumah.
Pengertian merapatkan shaf adalah yang penting dekat, tak mesti menempel apalagi sampai terlalu mepet yang bisa menyakiti yang lain. Cukup dekat dari awal saja, tak harus rapat sampai akhir.
MUI mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan di tengah kembali melonjaknya kasus Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dalam beraktivitas.
?Kripke dan rekan kerja menganalisis data dari studi American Cancer Society yang dilakukan antara tahun 1982 dan 1988. Studi ini mengumpulkan informasi tentang kebiasaan tidur dan kesehatan orang, dan kemudian mengikuti mereka selama enam tahun.
Buya Yahya menekankan bahwa mengurus masjid pun harus ada ilmunya, tertama fikih shalat. Selain itu, sebab jamaah malas ke masjid karena pengurus tak selektif memilih penceramah.