Bukan soal sepele, saat orang kekurangan oksigen berpotensi mengalami henti jantung hingga mengakibatkan kematian. Saat terjebak di kerumunan pastinya menjadi situasi yang sulit, namun ada sejumlah tips agar tetap aman bila berada dalam kerumunan.
Sambil membungkuk, Yoon menyatakan dirinya bertanggung jawab atas tragedi mematikan di Korea itu. Yoon mengakui respons polisi dalam menangani tragedi Halloween Itaewon tidak memadai.
Selain menjadi tempat ibadah bagi wisatawan muslim, Seoul Central Mosque juga kerap dijadikan sebagai pilihan destinasi wisata ikonik terutama bagi wisatawan muslim ketika berkunjung ke Korea Selatan.
Meskipun kengerian merebak pada Sabtu (29/10/2022), banyak peserta Halloween tetap berpesta dan melanjutkan minum-minum di bar. Peringatan dari otoritas keamanan yang meminta agar para pengunjung segera pulang tidak dihiraukan.
Kepolisian Korea Selatan sedang menyelidiki penyebab Tragedi Halloween di Itaewon. Dugaan awal, Polisi menemukan lima hingga enam orang terlihat mendorong dan menyebabkan kondisi kepanikan di lokasi tersebut.
Dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dr Vito Anggarino Damay, mengatakan, berdesakan dalam kerumunan memiliki risiko berbahaya terhadap pertukaran oksigen.
Tragedi dalam pesta Halloween di Itaewon, Korea Selatan pada Sabtu (29/10/2022) menyisahkan duka. Sebab terdapat ratusan nyawa yang tidak terselamatkan.
Korban WNA meninggal mencapai 26 pada pukul 9 malam pada hari Ahad. Hingga pukul 6 pagi, hanya dua kematian asing yang telah diidentifikasi, tetapi jumlahnya meningkat secara signifikan.
Pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong menyampaikan duka cita atas tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Kerumunan massa yang masif menimbulkan bencana yang mengakibatkan 151 orang tewas akibat berdesak-desakan.
Kedutaan Besar RI di Seoul menyebutkan ada dua orang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam tragedi Itaewon, namun sudah mendapat perawatan di rumah sakit dan kembali ke kediaman mereka.
Sebagai pusat kota modern, Seoul tak hanya menawarkan kimchi dan bibimbap, dua makanan yang populer yang wajib dicoba oleh wisatawan yang mengunjungi kota ini. Saat ini, Seoul disulap menjadi surganya pelancong muslim dari berbagai negara.