LANGIT7.ID, Jakarta -
Kepolisian Korea Selatan sedang menyelidiki penyebab Tragedi Halloween di Itaewon. Dugaan awal, Polisi menemukan lima hingga enam orang terlihat mendorong dan menyebabkan kondisi kepanikan di lokasi tersebut.
Melansir laporan
Koreaboo, Senin (31/10/2022), Polisi membentuk satuan tugas yang terdiri dari 475 petugas untuk menyelidiki tragedi
Itaewon. Polisi memeriksa rekaman CCTV di belakang Hamilton Hotel, tepatnya menghadap ke gang tempat tragedi Halloween.
Menurut laporan saksi mata, ada sekelompok termasuk orang asing, menghasut dorongan di kerumunan. Para saksi menyerukan penyelidikan terhadap satu orang yang terlihat dalam
CCTV memakai telinga kelinci, yang diduga menjadi pemicu utamanya.
"Seorang pria di telinga kelinci menyuruh kami mendorong. Saya melihatnya menyeringai sambil mabuk dan mendorong dengan sekuat tenaga sebelum pergi," kata salah seorang saksi mata.
Baca Juga: Sebanyak 26 WNA Tewas dalam Tragedi Halloween di ItaewonMenurut seorang profesor di Administrasi Polisi & Kebakaran di Universitas U1, Um Gun Woong, apabila kesaksian itu benar, pria berkuping kelinci itu bisa dikenakan tuntutan atas kejahatan hingga pembunuhan.
"Jika seseorang mendorong orang lain dengan maksud untuk menyakiti, ada beberapa kejahatan yang dapat dituduhkan kepadanya. Penyerangan, pembunuhan, dan pembunuhan semuanya ada di atas meja," ujar kata Gun Woong.
Meski demikian, Gun Woong mengatakan akan sulit bagaimana pun juga untuk menyalahkan satu orang dalam acara yang melibatkan banyak massa.
Seperti diketahui, pesta Halloween di Itaewon, Ahad (30/10) berakhir tragis. Tercatat 150 orang dilaporkan tewas dan 132 mengalami luka-luka lantaran berdesakkan hingga terinjak-injak di sebuah gang sempit.
Baca Juga:
Jokowi Sampaikan Duka Cita untuk Korban Tragedi Itaweon
Tragedi Halloween Korsel Akibatkan 149 Orang Tewas(gar)