LANGIT7.ID, Jakarta - Sebanyak 26 warga negara asing (WNA) dilaporkan meninggal dalam
Tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Jumlah korban meninggal terkonfirmasi 154 orang akibat kerumunan massif pada Sabtu malam kemarin.
Menurut pihak berwenang, korban WNA meninggal mencapai 26 pada pukul 9 malam pada hari Ahad. Hingga pukul 6 pagi, hanya dua kematian asing yang telah diidentifikasi, tetapi jumlahnya meningkat secara signifikan.
Dilansir Korea Times, sebagian besar korban berusia akhir remaja dan 20-an. Mengingat beberapa yang terluka berada dalam kondisi serius, jumlah korban tewas bisa meningkat lebih jauh.
Baca juga: Tragedi Halloween Korsel Akibatkan 149 Orang Tewas Kecuali satu, semua 153 korban meninggal lainnya telah diidentifikasi, termasuk 26 warga negara asing dari China, Iran, Rusia, Amerika Serikat, Prancis, Vietnam, Uzbekistan, Norwegia, Kazakhstan, Sri Lanka, Thailand, Austria dan dua negara lainnya, kata polisi.
Tragedi itu terjadi di antara orang-orang yang berdesakan di gang sempit dan miring di sebelah Hamilton Hotel. Otoritas pemadam kebakaran menerima laporan pertama sekitar pukul 22.15.
Saksi mata mengatakan orang-orang "jatuh seperti kartu domino" secara tiba-tiba dan mulai berteriak minta tolong.
"Setelah beberapa orang terpeleset dan jatuh, yang lain jatuh seperti kartu domino dan sepertinya tidak ada yang bisa merangkak keluar ," kata seorang saksi kepada Hankook Ilbo.
Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan ada WNI yang turut menjadi korban dalam tragedi tersebut. Namun, belum dilaporkan adanya WNI yang meninggal.
Baca juga: Jokowi Sampaikan Duka Cita untuk Korban Tragedi Itaweon "Sejauh ini terdapat 2 WNI luka ringan akibat insiden perayaaan Halloween di Itaewon," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemlu RI Judha Nugraha kepada wartawan, Ahad (30/10/2022).
KBRI Seoul telah menyiapkan hotline yang dapat dihubungi melalui nomor +8210-5394-2546.
(sof)