LANGIT7.ID - , Jakarta - Masyarakat dunia dikejutkan dengan rentetan
kasus kematian akibat
kerumunan beberapa waktu belakangan. Mulai dari
Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu yang menewaskan 134 orang. Hingga acara Halloween di Itaewon, Korea Selatan dengan 155 korban tewas pada 29 Oktober 2022.
Kedua tragedi di atas mengingatkan bahaya kematian saat terjebak di kerumunan. Dari dua peristiwa itu kasus kematian disebabkan berdesakan yang berujung pada
kekurangan oksigen.
Baca juga: Bahaya Berdesakan dalam Kerumunan, Picu Jantung Kekurangan OksigenBukan soal sepele, saat orang kekurangan oksigen berpotensi mengalami henti jantung hingga mengakibatkan kematian.
Saat terjebak di kerumumanan pastinya menjadi situasi yang sulit, namun ada sejumlah tips agar tetap aman bila berada dalam kerumunan. Mengutip dari New York Times, Sabtu (5/11/2022) para ahli membagikan kiat saat berada dalam kerumunan besar.
1. Posisi berdiri seperti petinju
Pakar keamanan kerumunan Los Angeles, Paul Wertheimer, menyarankan untuk tetap berdiri dengan posisi tangan di depan dada. Hal ini untuk menciptakan lebih banya ruang antara Anda dengan orang di depan.
"Berdirilah seperti seorang
petinju, dengan satu kaki di depan yang lain sehingga Anda lebih stabil dan dapat bertahan dari orang-orang yang mendorong. Jaga juga lutut agar tetap lentur, pastikan tubuh tidak kaku dan bisa bergerak," saran Wertheimer.
2. Jangan coba mengambil barang yang jatuh
Saat Anda menjatuhkan barang, Wertheimer melarang untuk tidak mencoba mengambilnya. Meskipun itu barang berharga seperti ponsel. Sebab saat Anda memutuskan meraih barang tersebut, dengan posisi membungkuk, Anda mungkin tidak dapat bangkit lagi.
Baca juga: 16 Tragedi Kerumunan Paling Mengenaskan, Termasuk di Indonesia
3. Jangan berteriak
Untuk menghemat oksigen, jangan pernah berteriak, bahkan untuk meminta bantuan. Sebab, menurut Wertheimer, hal itu akan sia-sia bila dilakukan di dalam kerumunan besar dan padat.
Selain itu, udara di keramainan cenderung panas dan lembap. Pastikan mengangkat kepala untuk mendapatkan lebih banyak akses udara segar.
4. Jika jatuh, berbaring miring
Saat Anda jatuh di tengah kerumunan, coba untuk berbaring miring ke kiri. Menurut Wertheimer, posisi ini dapat melindungi jantung dan paru-paru. Sementara bila posisi tengkurap atau telentang, dan orang-orang jatuh di atas Anda, maka risiko dada bisa tertekan.
5. Keluar melalui tepi kerumunan
Selanjutnya, coba keluar melalui tepi kerumunan ketika ada jeda dalam gerakan. Jangan mencoba melawan kekuatan massa. Cara ini juga bisa berhasil sebelum terjadi kerumunan.
Baca juga: Tragedi Jembatan Gantung Ambruk di India Tewaskan 134 Orang(est)