Kepala Desa di Tapanuli Tengah menyurati Presiden Prabowo Subianto guna meluruskan penyebab banjir bandang DAS Aek Garoga dan mengklarifikasi aktivitas PT TBS.
FUIB Bekasi dan RS Ridhoka Salma kirim tim medis serta 334 kg obat-obatan untuk korban banjir bandang Aceh Tamiang. Simak misi kemanusiaan dan aksi trauma healing menjelang Ramadhan bersama KH Bachtiar Nashir di sini.
Kajian ilmiah IPB dan kesaksian para kepala desa mengungkap bahwa PT TBS bukan penyebab utama banjir bandang di DAS Aek Garoga. Faktor cuaca ekstrem dan kondisi alam menjadi pemicu utama bencana tersebut.
Kajian IPB University mengungkap bahwa PT Tri Bahtera Srikandi (PT TBS) bukan penyebab utama banjir bandang di DAS Garoga, melainkan faktor alam dan curah hujan ekstrem.
Pemerintah Aceh menyatakan perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana untuk ketiga kalinya. Perpanjangan ini terhitung sejak tanggal 9 Januari hingga 22 Januari 2026.
Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama Bank Muamalat menyalurkan bantuan logistik dan hygiene kit untuk 1.700 penyintas banjir bandang di Aceh Utara. Simak upaya BMM dalam meringankan beban warga dan kebutuhan mendesak para pengungsi saat ini.
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara, selama 14 hari. Terhitung mulai 5 Januari hingga 18 Januari 2026.
Kegiatan belajar mengajar di Provinsi Aceh mulai kembali berjalan secara bertahap, pascabencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025 lalu.
Banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin (5/1), dini hari. Update informasi hingga Selasa (6/1) pukul 14.00 WIB, enam orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga orang masih dinyatakan hilang.
Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada warga terdampak banjir, dengan kategori rumah rusak berat di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Besarannya yaitu Rp600.000 per KK, per bulan.
Artikel ini membahas strategi restorasi pasca-banjir Aceh dan Sumatra senilai Rp60 triliun melalui pemberdayaan ekonomi lokal dan penggunaan material setempat seperti model Pavingisasi di Bojonegoro.
Satu bulan pascabencana di Pulau Sumatera, pemerintah membangun lebih dari 1.000 rumah hunian di provinsi terdampak bencana. Seiring dengan pembangunan rumah, dilakukan pula perbaikan fasilitas publik secara berkala.
Kondisi di wilayah terdampak bencana tidak memungkinkan bagi para murid sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal, apalagi mengikuti standar nasional yang telah diberlakukan.