WHO menjelaskan jika peningkatan jumlah orang yang di tes positif dan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, tidak selalu bermakna tingkat penularan varian baru atau tingkat keparahannya menjadi lebih tinggi.
Antisipasi dan mitigasi harus disiapkan sedini mungkin agar tidak mengganggu kesinambungan program reformasi struktural yang kita lakukan, serta program pemulihan ekonomi nasional
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerbitkan pembaruan sains mengenai varian virus corona baru, Omicron yang menyebabkan kekhawatiran global dan memicu peningkatan larangan penerbangan di negara-negara Afrika Selatan.
Pejabat kesehatan di New South Wales mengungkapkan tiga orang yang tiba telah dites positif Covid-19. Pengurutan genom sedang dilakukan untuk memeriksa apakah mereka terinfeksi dengan varian Omicron.
Virus Covid-19 varian Omicron kemungkinan telah menyebar di Prancis. Pemerintah Prancis bakal memperketat aturan pembatasan untuk menahan penyebaran Omicron.
Pengelompokan varian Omicron sebagai VOC tergolong cepat. Sebab, memiliki sekitar 50 mutasi virus yang terdiri atas 30 mutasi di bagian spike atau mahkota virus yang didominasi varian Alpha, Delta dan Gamma.
Pemerintah melarang Warga Negara Asing (WNA) dari 11 negara untuk masuk ke Indonesia guna mengantisipasi penyebaran virus varian baru Omicron (B.1.1.529).