Gandung Pardiman menggencarkan 'Gerakan Ayo Mengaji' di sejumlah tempat dan kegiatan. Adapun kegiatan ini muncul sebagai bentuk merespons adanya statement miring soal pengajian ibu-ibu.
Secara khusus, Gus Miftah mengajak masyarakat untuk belajar agama dengan benar. Memilih guru yang benar, sehingga tafsir agama tidak didasarkan atas logika sendiri.
Piala Dunia 2022 Qatar dapat dijadikan momentum membiasakan diri salat malam atau qiyamul lail. Sebab jam tayang pertandingan dimulai saat malam dan dini hari.
Rais Syuriah PBNU, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha, mengatakan, mencintai ulama atau kiai bukan diekspresikan dengan sering sowan. Cinta itu bisa dibuktikan dengan banyak mengaji atau mengikuti majelis ilmu kiai tersebut.
Di tengah suasana duka pascagempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur, para penyintas tetap berusaha mendekatkan diri pada Ilahi. Gempa jadi pengingat bagi hamba Allah untuk semakin bertaqwa.
Ayah Habib Ali sangat mengayomi kelompok terpinggirkan dan masyarakat kecil. Meski medan dakwah terlihat sulit, tapi ayah Habib Ali selalu memiliki cara mengajak manusia mengenal Allah SWT.
Orangtua dianjurkan mengajarkan anaknya mengaji, terutama bacaan surat Al Fatihah. Sebab, ada pahala kebaikan yang mengalir karena bacaan Al Quran tersebut.
Dewan Keluarga Masjid Raya Universitas Padjadjaran meluncurkan program mengaji 1 hari 1 juz Al-Qur'an lewat program Komunitas Tadarus Online Sadisa (Sadinten Sa-Juz).
BWA menfokuskan wilayah yang menjadi target titik distribusi kali ini adalah daerah-daerah di Sulawesi Selatan yang susah diakses dan pulau-pulau kecil di daerah Pangkep dan Kepulauan Selayar.
Masyarakat muslim di Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat masih memelihara tradisi Maghrib Mengaji. Pendidikan agama kepada anak-anak ini didukung pembinaan penyuluh keagamaan non-PNS Kementerian Agama.
Maghrib mengaji sejak dahulu telah menjadi lembaga pendidikan keagamaan non formal bagi anak-anak Indonesia. Maghrib mengaji mengacu pada kegiatan mengaji anak-anak di masjid, surau, langgar dan musala usai shalat Ashar atau Maghrib.
Jumlah pengajar yang masih sedikit ditambah lagi perjuangan mempertahankan akidah di pedalaman, membuat perjuangan mereka begitu kentara dengan berbagai problematika yang ada.