Sekretaris Umum Muhammadiyah, Abdul Muti, memberikan saran cara mencegah kemunculan lembaga filantropi nakal. Cara itu diperlukan untuk menjaga budaya masyarakat Indonesia yang terkenal dermawan.
Kelancaran shalat Idul Adha tak lepas dari dukungan komunitas Katolik Persaudaraan Bunda Hati Kudus (BHK), warga nonmuslim lainnya serta warga Muhammadiyah ranting Grand Wisata.
Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, menilai inti ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha adalah menebar kesalehan kolektif. Bangsa Indonesia memerlukan energi kolektif untuk menebar segala jenis kebaikan tentang persatuan dan perdamaian.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bekasi Selatan PDM Kota Bekasi Sabtu (9/7/2022) menggelar salat Idul Adha 1443 H di Area Parkir Bekasi Cyber Park (BCP) dihadiri ratusan umat Islam.
Muhammadiyah menggelar salat Idul Adha hari ini, Sabtu (9/7/2022) di 431 titik di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hampir di setiap kecamatan di DIY terlaksana salat id yang digelar oleh Muhammadiyah.
Catat 17 titik shalat Idul Adha 2022 di Bekasi pada Sabtu, 9 Juli 2022 besok. Lokasi ini untuk memfasilitasi warga Muhammadiyah yang berdomisili di Bekasi.
Muhammadiyah di Thailand baru dibentuk pada 2021 lalu. Namun sebenarnya keturunan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan sudah tinggal dan berdakwah di Negeri Gajah Putih itu sejak 1933.
Pengurus Ranting Muhammadiyah menggelar shalat Idul Adha di Lapangan OSO Grand Wisata pada Sabtu, 9 Juli 2022 mendatang. Tempat tersebut terbuka untuk seluruh umat.
Ada 25 titik shalat Idul Adha untuk warga Jakarta dan Bekasi yang ingin melangsungkan ibadah pada Sabtu 9 Juli 2022. Penetapan ini diikuti warga Muhammadiyah.
Muhammadiyah mencatat, dalam kurun 25 tahun ke depan yakni tahun 1444 H-1468 H atau 2023 M-2046 M diprediksi akan terjadi perbedaan Idul Adha antara Muhammadiyah dan pemerintah sekitar tujuh kali.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti, mengungkap jasa besar Tjahjo Kumolo terhadap Muhammadiyah saat masih menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada 2014-2019.
Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, meminta masyarakat muslim Indonesia tidak terpecah-belah hanya karena perbedaan penetapan Hari Raya Idul Adha 1443 H.