Pandangan sekolah negeri lebih baik dari swasta dinilai tidak relevan. Namun stigma ini sudah tertanam kuat di masyarakat secara turun temurun sampai sekarang.
Hukum umbar amal baik di media sosial dikhawatirkan bagian dari sifat ria. Kebiasaan ini juga bisa menyebabkan orang memiliki sifat ujub atau berbangga diri.
Dalam rangka menyambut Tahun Baru 1 Muharram 1444 H sekaligus menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke-48, Pengurus Ranting Muhammadiyah (PRM) Grand Wisata Bekasi menyelenggarakan khitanan massal gratis.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menilai acara menyambut tahun baru Islam bukan bid'ah. Sebab hal tersebut bisa dianggap sebagai tradisi, bukan ibadah.
Salah satu ciri muslim yang baik adalah mereka yang berani meninggalkan hal-hal tidak bermanfaat. Lalu mengganti kegiatan tersebut dengan aktivitas positif.
Dadang Kahmad menilai kreativitas berbusana para remaja 'SCBD' atau Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok sangat baik. Namun, dia mengingatkan agar pemerintah turut memantau aktivitas mereka.
Menurut dia, IPM harus membangun kultur di kalangan remaja menjadi seorang pelajar yang lekat dengan keislamannya sekaligus punya komitmen akhlak dan alam pikiran yang melampaui-melintasi.
Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, H. R. Alpha Amirrachman, mengungkapkan, PP Muhammadiyah saat ini sudah memiliki 27 ribu lebih amal usaha pendidikan, dari level PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).
Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, H. R. Alpha Amirrachman, menjelaskan, sekolah-sekolah di bawah naungan PP Muhammadiyah memiliki perbedaan dari sekolah Islam atau madrasah lain.
Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, H. R. Alpha Amirrachman, mengungkapkan, orang tua bakal mendapat beberapa keunggulan jika menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah Muhammadiyah.
Universitas yang berada di bawah naungan Muhammadiyah memiliki kualitas kelas dunia. Banyak kampus Muhammadiyah yang masuk dalam jajaran universitas terbaik versi International College & Universities (4ICU) UniRank.