Meski menjadi nilai utama, namun faktanya ukhuwah Islamiyah masih menjadi PR besar di internal umat Islam. Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni menyampaikan tiga poin penting yang mesti diterapkan untuk mewujudkan ukhuwah Islamiyah.
PCIM Maroko melakukan berbagai cara untuk mengenalkan Muhammadiyah kepada masyarakat setempat. Misalnya dengan melakukan bakti sosial, silaturahmi ke instansi pemerintah, hingga mengadakan forum pengajian dan diskusi.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, menegaskan, Islam tidak hanya bersifat simbolis maupun verbal, tapi menjadi nilai dan inspirasi yang memberikan kemaslahatan bagi kehidupan orang banyak.
Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, menilai pemerintah mesti mengevaluasi kualitas demokrasi Indonesia. Indeks Demokrasi Indonesia menurut The Economist Intelligence Unit (EIU) berada di urutan ke-52 dengan skor 6,71 dengan kualitas demokrasi cacat.
Pembangunan Amal Usaha Muhamadiyah (AUM) menjadi upaya konkrit dalam membangun pusat-pusat keunggulan, serta wujud bentuk garis koordinatif yang terang dan kokoh.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir berharap, perhelatan akbar Muktamar mampu menjadi ajang menampilkan wajah sejati Muhammadiyah.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti, menilai, kemerdekaan berkaitan erat dengan kedaulatan akhlak sebab perjuangan ulama dahulu memerdekakan Indonesia dari penjajahan merupakan perjuangan moral.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi berharap kerja sama ini mampu membangun kemandirian ekonomi umat baik dari pelatihan, workshop, pembangunan masjid, kegiatan sosial hingga usaha menaikkan kelas pelaku UMKM.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta, Gita Danu Pranata, menegaskan, pro-kontra menyoal pembudayaan jilbab bagi peserta didik muslimah tidak perlu terjadi. Sebab, itu merupakan bagian dari proses dan upaya pendidikan sesuai agama peserta didik.
Ada beberapa alasan mahalnya biaya pendidikan di perguruan tinggi. Hal ini tidak terlepas dari pertimbangan daya beli konsumen serta kondisi di lingkungan.
Seorang mualaf, Liem Ho Ho, merupakan generasi pertama orang Tionghoa yang datang ke Banjarmasin. Dia mendirikan organisasi Persatuan Islam Tinghoa Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, mendorong agar PP Muhammadiyah membuat rumusan otentik pesantren Muhammadiyah. Ini tak terlepas dari berbagai perbedaan di internal umat Islam, termasuk di tubuh Muhammadiyah.