LANGIT7.ID, Jakarta - Sekolah
SD Muhammadiyah 1 Ketelan sudah mengajarkan siswa dan siswinya menjauhi
praktik korupsi sejak dini. Kegiatan ini juga mengundang tim dari KPK.
Sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan sudah mengajarkan siswa dan siswinya menjauhi praktik korupsi sejak dini. Kegiatan ini juga mengundang tim dari KPK.
Kepala Sekolah Penggerak Perubahan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Hj Sri Sayekti mengatakan, pendidikan karakter sangat penting untuk mencegah perilaku menyimpang nantinya.
Baca Juga: Muhammadiyah Soroti Stigma Sekolah Negeri Lebih Baik dari Swasta"Implementasi pendidikan antikorupsi (PAK) ada di pembelajaran pengembangan diri, ekstrakurikuler aktualisasi, budaya sekolah dan projek pelajar Pancasila," kata Sri dilansir laman Muhammadiyah, Jumat (12/8/2022).
Program tersebut juga harus menjadi kegiatan rutin, kegiatan spontan atau kegiatan insidental keteladanan, pengkondisian lingkungan fisik maupun nonfisik, kegiatan keseharian di rumah dan di masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut hadir tim dari KPK di antaranya, Hani M Matan fungsional atau spesialis Jardik KPK, Pipin Purbowati.
Fungsional Jejaring Pendidikan KPK, dan Zulfadhli N yang merupakan Fungsional Jejaring Pendidikan KPK. Ketua Majelis Dikdasmen Tridjono, Ketua Komite Harminto dan Pengwas Gugus II Ra Kartini Korwil III Tri Winarni.
Hani M Matan Direktorat Jejaring Pendidikan KPK RI mengapresiasi atas inovasi sekolah berupa M1Smart Card atau e-money sebagai alat integritas.
"Sekolah ini sudah menerapkan dalam beberapa metode terkait 9 Nilai pendidikan antiKorupsi untuk meningkatkan budaya mutu sekolah melalui kearifan lokal dan ada dalang kecil Gibran Maheswara, Brama Kesawa dan dalang dewasa. Sekolah lain bisa studi banding bagaimana terkait implementasi pendidikan anti korupsi," ujar Hani.
(bal)