LANGIT7.ID, Jakarta - Salah satu
ciri muslim yang baik adalah mereka yang berani meninggalkan hal-hal tidak bermanfaat. Lalu mengganti kegiatan tersebut dengan aktivitas positif.
Kepala Pusat Tarjih
Muhammadiyah Universitas Ahmad Dahlan, Budi Jaya Putra menyebutkan, sebagai
muslim yang taat penting untuk meningkatkan produktivitas.
"Berikut dengan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin agar terus produktif," kata dia dalam kajiannya, dikutip Rabu (27/7/2022).
Baca Juga: Hati-hati, Muncul Banyak Akun Palsu Atas Namakan Selebgram MuslimDalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda, "Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat." (HR Tirmidzi).
Menurutnya, hadits tersebut bisa dijadikan sebagai rujukan dan motivasi kepada umat Islam untuk meningkatkan produktivitas kerjanya. Sekaligus sebagai bukti ketaatan dan cinta umat kepada Al-Quran dan hadits.
Apalagi, hal itu juga didukung dalam Al-Quran surat Al Ashr ayat 1-3. Allah berfirman, yang artinya: "Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran."
"Aktivitas orang beriman itu ada ibadahnya, ada mengerjakan amal saleh, ada nasihat bijak. Dari ketiga hal ini saja sudah bisa produktif sekali," ujarnya.
Dia mengingatkan agar umat dapat menjaga diri dari perbuatan sia-sia. Termasuk menjauhi diri hal yang bisa merugikan orang lain.
"Sesungguhnya Allah mencintai tiga hal dan membenci tiga hal. Perkara yang dicintai adalah sedikit makan, sedikit tidur, dan sedikit bicara. Sedangkan perkara yang dibenci adalah banyak bicara, banyak makan, dan banyak tidur," katanya.
(bal)