Menjelang Ramadhan 2022, penggiat usaha terutama pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) akan dibanjiri pesanan. Mulai dari kategori makanan, minuman, kecantikan, fesyen, hingga perawatan diri.
Menjelang Ramadhan, masyarakat Indonesia mulai sibuk menyiapkan bahan makanan untuk panganan saat sahur dan berbuka puasa. Memasak sendiri saat bulan puasa menjadi pilihan, lantaran makanan lebih terkontrol dari sisi gizi dan kebersihannya.
Ulama kharismatik asal Yaman, Habib Umar bin Hafidz mengatakan setiap orang akan dinaungi oleh apa yang ia sedekahkan nanti di hari akhir. Balasan dari Allah Swt sangat besar bagi orang yang rajin bersedekah.
Uu menekankan, Smartren Ramadhan bukan hanya menjadi tanggung jawab guru agama, atau dinas pendidikan saja, melainkan juga merupakan tanggung jawab bersama yang bisa dikolaborasikan dengan MUI, Kementerian Agama, maupun IRMA.
Khalid Basalamah mengatakan menjadi kebiasaan masyarakat di Indonesia sibuk berbelanja kebutuhan lebaran di akhir Ramadhan, seperti membeli baju lebaran. Padahal perintah Nabi adalah lebih menggiatkan ibadah di akhir Ramadhan.
Populix membagikan hasil survei berjudul Embracing Ramadan 2022 yang membahas seputar perilaku konsumen Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadan 1443H. Survei dilakukan pada tanggal 1-9 Maret 2022 terhadap 1.492 responden berusia 18-55 tahun di Indonesia.
Ramadhan tak hanya menjadi bulan suci untuk beribadah, tapi juga bisa menjadi momen tepat untuk mereset diri dengan kebiasaan baru yang menyehatkan tubuh.
Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan jelang Ramadhan yakni merapikan rumah. Mulai dari menyapu celah-celah perabotan hingga membersihkan barang berdebu.
Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito menjelaskan, vaksin booster dan dosis lengkap sebagai syarat mudik bertujuan untuk menjaga keluarga di kampung halaman tidak tertular Covid-19.
Umat Islam harus menjalani puasa di bulan Ramadhan. Kewajiban ini dilakukan selama satu bulan lamanya, dan tidak boleh dibatalkan tanpa ada udzur (halangan).