Menurut Yaqut, dalam rapat terbatas yang berlangsung di Istana Bogor pada 17 April 2022, Presiden secara khusus memberikan pesan bahwa pemerintah harus memberikan pelayanan terbaik dalam pelaksanaan haji tahun ini.
Pentingnya melayani jemaah haji dengan baik tersebut juga ditekankan Yaqut kepada para petugas haji. Dia meminta tiga aspek penyelenggaraan haji, yaitu pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah, harus dipegang teguh.
ia mengingatkan bahwa tahun ini adalah kali pertama jemaah dari luar Arab Saudi diperbolehkan berhaji, setelah dua tahun terdampak pandemi Covid-19. Para jemaah tentu sudah menunggu.
Dia berharap masyarakat dapat mengambil hikmah di bulan suci Ramadhan untuk membersihkan residu manusiawi tersebut, seperti iri, hasad, dengki, dan takabbur.
Yaqut mengatakan, umat Muslim Indonesia mendapat banyak pelajaran dan pengetahuan dari Menteri Saudi tentang moderasi beragama yang telah diterapkan di Saudi.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi program 10 juta produk bersertifikat halal yang diinisiasi BPJH. Namun capaian ini dinilai bukan lah hal yang mudah.
Yaqut sempat berbincang dengan petugas stan pameran Indonesia, lalu mencoba menghidupkan motor Astuti. Dari stan pameran Indonesia, ia meninjau tempat pameran Liga Muslim Dunia.
Dengan sistem ini, kata dia, warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri pun bisa mendaftar haji. Prosesnya sederhana, cepat, murah, dan mudah.
Yaqut menilai, saat ini menjadi kesempatan yang penting untuk melakukan penguatan peran masjid. Terbitnya Surat Edaran tentang pengeras suara bisa menjadi momentum.
Pelayanan KUA harus prima, tidak semata kantor urusan asmara, tapi sesuai namanya, yaitu Kantor Urusan Agama yang sangat banyak, dari manusia lahir sampai mati.