LANGIT7.ID, Jakarta - Satgas Penanganan Covid-19 menggandeng Tim Penggerak PKK sebagai juru penerang untuk menggerakkan kampanye pencegahan penularan Covid-19 melalui penggerakan lapangan.
Kerja sama Satgas Covid-19 dan PKK dilakukan melalui pembekalan kepada lebih dari 25.000 kader PKK Pro Sehat Duta Perubahan Perilaku yang tersebar di 514 kabupaten/kota se-Indonesia.
"Kader PKK diminta membantu pemerintah untuk mendorong komitmen masyarakat dalam berbagai upaya penanganan Covid- 19, melalui 3M, 3T dan percepatan vaksinasi,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto dalam rilis yang diterima Langit7, Selasa (8/2/2022).
Suharyanto menekankan pentingnya kader PKK memahami perilaku hidup bersih dan sehat serta cara pencegahan penularan melalui penerapan protokol kesehatan serta ikut mensosialisasikannya langsung ke masyarakat.
Baca juga: BPOM Restui Pelaksanaan Uji Klinik Perdana Vaksin Merah PutihSatgas Penanganan Covid-19, tutur Suharyanto, juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masayarakat dalam mendorong perubahan perilaku yang patuh dengan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus.
Menurutnya, masyarakat harus menjadi subyek perubahan dan ibu adalah sosok panutan bagi keluarga dan masyarakat.
“Apalagi di tengah peningkatan kasus penularan seperti sekarang, penting bagi kita untuk kembali patuh dan disiplin dalam menjalan protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” tambah Suharyanto.
Dia mengatakan kelompok paling kecil di masyarakat yang berperan penting dalam mendorong perubahan perilaku adalah keluarga.
Baca juga: Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit Turun“Ibu diharapkan dapat menjadi teladan bagi anggota keluarga lain dengan memberi contoh penerapan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat kepada anggota keluarga yang lain.”
Selain itu, penting juga untuk keluarga memainkan perannya dalam menjaga kesehatan mental anggota keluarganya di masa pandemi sebagai bentuk upaya menjaga imunitas tubuh dan memastikan anggota keluarga dapat beraktivitas dengan produktif.
“Bergabungnya PKK sebagai Duta Perubahan Perilaku diharapkan dapat menjaga status kesehatan masyarakat dan membawa kita bersama menuju Indonesia bebas pandemi,” kata Suharyanto.
(sof)