LANGIT7.ID, Jakarta - Asy-Syakur merupakan salah satu Asmaul Husna (nama Allah) yang memiliki arti Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai) atau Yang Maha Mensyukuri. Maka Sang Pencipta memiliki kesempurnaan mutlak dalam membalas amal kebaikan hamba-Nya.
Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh pendakwah Ustaz Abdul Malik Al-Buthony. Menurut dia, Allah akan senantiasa membalas kebaikan yang dilakukan manusia meski hal sepele.
"Sekecil apapun kebaikan, Allah tidak akan sia-siakan. Demikian pula Allah tidak akan menyiksa tanpa kesalahan dan dosa," kata Ustaz Abdul Malik dalam kajian bertajuk Fiqih Asmaul Husna secara virtual, Ahad (11/12/2022).
Baca Juga: Masjid Al-Bayyinah, 99 Tiang Penyangga Sebanyak Asmaul HusnaHal tersebut dia ungkapkan sebagaimana yang tertuang dalam surat An-Nisa Ayat 147:
مَّا يَفْعَلُ ٱللَّهُ بِعَذَابِكُمْ إِن شَكَرْتُمْ وَءَامَنتُمْ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ شَاكِرًا عَلِيمًا
Artinya: Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.
Salah satu nama Allah itu, lanjut dia, menunjukan kebaikan-Nya kepada seluruh hamba Allah. Bahkan sekecil apapun itu akan diterima Allah sebagai amalan yang bisa menyelamatkan seorang hamba-Nya di akhirat kelak.
"Allah mengeluarkan hamba-Nya dari neraka hanya karena punya kebaikan yang sangat kecil," ujarnya.
Adapun lafal nama Allah SWT, Asy-Syakur yang menjelaskan bahwa Allah Maha Pengampun dan Maha Mesyukuri disebutkan dalam ayat suci Al-Qur'an lainnya, yakni surat Asy-Syura ayat 23:
وَمَنْ يَقْتَرِفْ حَسَنَةً نَزِدْ لَهُ فِيهَا حُسْنًا إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ شَكُورٌ
Artinya: Dan barang siapa mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan kebaikan baginya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri.
Baca Juga: Masjid Baitul Makmur Terapkan Konsep 3R Jaga Kelestarian Lingkungan(zhd)