LANGIT7.ID - , Jakarta -
Era Society 5.0 adalah masa di mana berlaku konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Di era ini, untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, masyarakat mampu menafaatkan berbagai inovasi yang lahir di era
revolusi digital 4.0.
Seiring itu, dunia pendidikan menjadi peran penting dalam meningkatkan kualitas SDM di era society 5.0.
Baca juga: Puji Keunggulan Pesantren, Cak Imin: Santri Mampu Hadapi Era Society 5.0Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Kemendikbud, Muh Abdul Khak menyebut terdapat empat
kompetensi utama yang dibutuhkan pada berbasis teknologi ini.
Hal pertama yang harus dipenuhi adalah communication (komunikasi). Berdasarkan pengalaman, dirinya banyak menemui orang dengan karir cemerlang adalah yang mempunyai skill komunikasi yang bagus.
"Jadi yang bersangkutan tahu cara berkomunikasi dengan baik, kapan dia harus menyapa dan kapan dia harus diam," ujar Abdul Khak dalam acara bertajuk Digitalisasi Sistem Pendidikan Meningkatkan Budaya Literasi, Rabu (11/1/2022).
Kemudian, collaboration (kolaborasi). Saat ini, dunia apapun termasuk dunia kerja tidak bisa berjalan sendiri, semua membutuhkan kolaborasi.
Baca juga: Wamenag Dorong Mahasiswa PTKI Adaptasi di Era Society 5.0Selanjutnya adalah critical thinking and problem solving atau berpikir kritis dan mampu memecahkan masalah.
Menurut Abdul Khak, pemikiran kritis menjadi sesuatu yang diperlukan di dunia saat ini. Sebab hal tersebut menjadi titik tolak dalam bidang apapun.
"Di sisi lain, dunia membutuhkan pemecahan-pemecahan masalah baru. Ketika ada hal yang baru, maka perlu ada solusi pemecahan yang terbaik sesuai dengan situasi tantangan zaman dan lainnya," lanjutnya.
Terakhir, keahlian yang harus dimiliki di era society 5.0 adalah creativity and innovation (kreativitas dan innovasi). Saat berhadapan dengan sesuatu yang destruktif atau situasi kritis yang melaju dengan cepat seperti digital saat ini, dibutuhkan kreativitas dan inovasi.
"Karena itu pada dunia pendidikan, inovasi dilakukan secara luar biasa," cetusnya.
Baca juga: Catat, Ini 7 Skill Wajib Pemuda agar Berkembang di Era Digital(est)