Aku bersumpah dengan negeri ini, yakni kota Mekah, kota kelahiran Nabi dan kota suci umat Islam.
Ayat ini secara harfiah terjemahannya, Aku tidak bersumpah dengan negeri ini. Kata tidak (lA) dalam ayat itu berfungsi menguatkan, karena itu maksudnya, Aku benar-benar bersumpah dengan negeri ini. Atau ayat itu dibaca, Tidak! Aku bersumpah dengan negeri ini, yang juga bermakna menekankan.
Allah bersumpah dengan kota Mekah, tempat di mana terdapat Kabah yang dituju oleh manusia dari segala penjuru semenjak didirikan oleh Nabi Ibrahim sampai sekarang untuk melaksanakan ibadah haji. Di samping itu, kota ini juga menjadi pusat perdagangan semenjak lama sekali. Karena didatangi setiap tahun dari segenap penjuru itu, maka kota itu dinamai juga Ummul-Qura (Induk Negeri-negeri). Kota itu makmur sekalipun sekelilingnya padang pasir.
sumber: kemenag.go.id
Keterangan mengenai QS. Al-Balad
Surat Al Balad terdiri atas 20 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Qaaf. Dinamai Al Balad, diambil dari perkataan Al Balad yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Yang dimaksud dengan kota di sini ialah kota Mekah.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”