home edukasi & pesantren

Cerdas Memilih Jodoh, Hikmah dari Pernikahan Nabi Musa

Rabu, 02 Maret 2022 - 19:30 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Pakar parenting nabawiyah, Ustadz Budi Ashari, menilai kisah pernikahan Nabi Musa dengan salah seorang wanita Madyan patut menjadi inspirasi bagi para pemuda.

Dia menyebut proses pernikahan Nabi Musa AS sangat luar biasa. Itu dijelaskan dalam Al-Qur’an. Musa berkenalan dengan calon istri pun sangat romantis. Keduanya bertemu di Padang pasir.

"Kala itu Musa tengah ketakutan karena dikejar-kejar oleh Fir’aun. Dia dikejar dan dicari karena memukul orang Qibti hingga mati, dengan hanya satu pukulan. Dia lalu lari dari Mesir hingga ke negeri Madyan," kata Budi Ashari dalam kajian parenting melalui kanal Ankaboot, Rabu (2/3/2022).

Baca juga: Meniru Nabi Ibrahim Sebagai Sosok Ayah dan Pendidik Hebat

Madyan merupakan salah satu daerah yang tidak berada dalam teritorial kekuasaan Fir'aun. Madyan berada di perbatasan Hijaz dan Syam. Saat tiba di daerah itu, dia melihat banyak orang berkumpul, antri mengambil air di sebuah sumur.

Musa tertuju pada dua anak perempuan yang tengah menunggu antrian untuk memberikan minum kepada dombanya. Kisah ini diabadikan dalam Surah Al-Qashash ayat 23. Allah Ta'ala berfirman:

"Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Madyan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya), dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya). Musa berkata: 'Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?' Kedua wanita itu menjawab, 'kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
nabi musa sirah perjodohan tafsir alquran parenting muslim
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya