Ustadz Adi Hidayat Nilai Istilah Imsak di Tengah Masyarakat Kurang Tepat
Muhajirin
Sabtu, 02 April 2022 - 13:00 WIB
Ustadz Adi Hidayat (foto: istimewa)
Dai kondang, Ustadz Adi Hidayat (UAH), menilai, banyak orang yang salah memahami istilah imsak. Imsak kerap dipahami sebagai batas seseorang mulai berpuasa.
Maka itu, ketika sudah ada pengumuman imsak dari masjid atau radio dan televisi, seseorang menganggap itu sebagai batas waktu mulai berpuasa dan berhenti makan minum. Ada juga yang terus makan dan minum sampai waktu adzan Subuh berkumandang.
UAH menyebut hal tersebut salah kaprah yang sudah meluas sehingga dianggap benar. Imsak sama dengan puasa, yakni menahan makan dan minum serta segala sesuatu yang membatalkan puasa.
Baca juga: Tarawih Pertama di Masjidil Haram, Jumlah Rakaat Dikurangi
Dalam kitab-kitab fikih dalam bab puasa, imsak merupakan makna istilah dari kata puasa itu sendiri. Maka itu, imsak mesti diletakkan pada saat adzan subuh. Sementara, Sebelum subuh hanya sebagai tanbigh atau pengingat.
Lumrah di tengah masyarakat, waktu imsak dan subuh dibuat secara terpisah. “Apakah imsak masih boleh makan? Apakah waktu subuh boleh makan? Yang terjadi selama ini orang mengira waktu imsak masih boleh makan. Ini kerancuan yang luar biasa, kesalahan yang sudah meluas,” kata UAH dalam tausiahnya di Akhyar TV, dikutip Sabtu (2/4/2022).
Baca juga: Jaga Imun Tetap Kuat saat Ramadhan, dr Fida' Bagi Tips
Maka itu, ketika sudah ada pengumuman imsak dari masjid atau radio dan televisi, seseorang menganggap itu sebagai batas waktu mulai berpuasa dan berhenti makan minum. Ada juga yang terus makan dan minum sampai waktu adzan Subuh berkumandang.
UAH menyebut hal tersebut salah kaprah yang sudah meluas sehingga dianggap benar. Imsak sama dengan puasa, yakni menahan makan dan minum serta segala sesuatu yang membatalkan puasa.
Baca juga: Tarawih Pertama di Masjidil Haram, Jumlah Rakaat Dikurangi
Dalam kitab-kitab fikih dalam bab puasa, imsak merupakan makna istilah dari kata puasa itu sendiri. Maka itu, imsak mesti diletakkan pada saat adzan subuh. Sementara, Sebelum subuh hanya sebagai tanbigh atau pengingat.
Lumrah di tengah masyarakat, waktu imsak dan subuh dibuat secara terpisah. “Apakah imsak masih boleh makan? Apakah waktu subuh boleh makan? Yang terjadi selama ini orang mengira waktu imsak masih boleh makan. Ini kerancuan yang luar biasa, kesalahan yang sudah meluas,” kata UAH dalam tausiahnya di Akhyar TV, dikutip Sabtu (2/4/2022).
Baca juga: Jaga Imun Tetap Kuat saat Ramadhan, dr Fida' Bagi Tips