Microsoft Luncurkan Alat Keamanan untuk Windows, macOS, iOS dan Android
Ummu hani
Senin, 20 Juni 2022 - 16:07 WIB
Microsoft Defender. (Foto: Dok. Microsoft)
Maraknya ancaman peretasan di dunia maya membuat Microsoft sempat mendapatkan celah yang memungkinkan peretas mengambil alih komputer pengguna melalui file Word. Menindaklanjuti hal tersebut, Microsoft meluncurkan sejumlah peningkatan keamanan, salah satunya aplikasi Microsoft Defender.
Menurut Corporate Vice President, Security, Compliance, Identity, and Management Microsoft, Vasu Jakkal mengatakan banyaknya serangan siber tak hanya menyerang organisasi, perusahan atau entitas pemerintah saja, tapi juga individu. Microsoft melihat ancaman ransomware menargetkan akun bisnis kecil dan keluarga.
Baca Juga:Microsoft Office Rentan Diretas, Ini Cara Mengatasinya
Bahkan, Menurut laporan Microsoft, ada 921 serangan kata sandi setiap detik kepada layanan individu. "Ketika aktor jahat menjadi semakin canggih, kita perlu meningkatkan pertahanan pribadi kita juga," kata Vasu dalam siaran persnya, dikutip Langit7.id, Senin (20/6/2022).
Atas hal tersebut, aplikasi layaknya "satpam" ini dapat memberikan perlindungan terhadap seluruh layanan Microsoft. Defender sebenarnya nama yang dipakai Microsoft untuk fitur antivirus yang sudah ada. Namun, mereka memperbaruinya menjadi sebuah software yang bisa dipakai di berbagai platform.
MIcrosoft Defender akan tersedia untuk pelanggan Microsoft 365 Personal and Family, dan fiturnya sendiri akan bervariasi tergantung platformnya. Di iOS dan iPadOS misalnya, tak ada antivirus, melainkan hanya perlindungan dari phishingdi website.
Baca Juga:Waspada Phishing, Ini 3 Cara Identifikasi Link Palsu
Menurut Corporate Vice President, Security, Compliance, Identity, and Management Microsoft, Vasu Jakkal mengatakan banyaknya serangan siber tak hanya menyerang organisasi, perusahan atau entitas pemerintah saja, tapi juga individu. Microsoft melihat ancaman ransomware menargetkan akun bisnis kecil dan keluarga.
Baca Juga:Microsoft Office Rentan Diretas, Ini Cara Mengatasinya
Bahkan, Menurut laporan Microsoft, ada 921 serangan kata sandi setiap detik kepada layanan individu. "Ketika aktor jahat menjadi semakin canggih, kita perlu meningkatkan pertahanan pribadi kita juga," kata Vasu dalam siaran persnya, dikutip Langit7.id, Senin (20/6/2022).
Atas hal tersebut, aplikasi layaknya "satpam" ini dapat memberikan perlindungan terhadap seluruh layanan Microsoft. Defender sebenarnya nama yang dipakai Microsoft untuk fitur antivirus yang sudah ada. Namun, mereka memperbaruinya menjadi sebuah software yang bisa dipakai di berbagai platform.
MIcrosoft Defender akan tersedia untuk pelanggan Microsoft 365 Personal and Family, dan fiturnya sendiri akan bervariasi tergantung platformnya. Di iOS dan iPadOS misalnya, tak ada antivirus, melainkan hanya perlindungan dari phishingdi website.
Baca Juga:Waspada Phishing, Ini 3 Cara Identifikasi Link Palsu