Gaya Hidup Sehat Rasulullah, Terapkan Pola Makan Sederhana
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 12:12 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Dalam hidupnya, Nabi Muhammad saw selalu menerapkan pola makan sederhana. Di masa ini, pola tersebut kemudian menjadi bagian dari gaya hidup sehat.
Menurut pendakwah sekaligus praktisi pengobatan sunah Indonesia, dr Zaidul Akbar pola makan sederhana berpengaruh pada kesehatan tubuh. Dia mengatakan, semakin sederhana pola makan maka makin sedikit penyakit yag didapat, begitu pun sebaliknya.
"Ini yang dapat mendatangkan penyakit karena sebenarnya penyakit di tubuh mayoritas bersumber dari makanan,” ujar dr. Zaidul dikutip dari laman Universitas Islam Indonesia, Sabtu (1/10/2022).
Baca juga: Yuk, Serius Jalani Pola Hidup Ala Rasulullah SAW Mulai Sekarang
Dia melanjutkan, Rasulullah SAW dan para sahabatnya tidak pernah makan hingga sangat kenyang. Sebab, mereka makan bukan untuk kenyang melainkan hanya sebagai stamina agar tetap kuat melakukan aktivitas sehari-hari.
Zaidul menjelaskan Rasulullah akan memakan sepertiganya terlebih dulu, sementara sisanya akan dimakan beberapa jam setelahnya.
“Sehingga makan tidak membuat tubuh kita berat. Namun kuat untuk beraktivitas,” katanya.
Menurut pendakwah sekaligus praktisi pengobatan sunah Indonesia, dr Zaidul Akbar pola makan sederhana berpengaruh pada kesehatan tubuh. Dia mengatakan, semakin sederhana pola makan maka makin sedikit penyakit yag didapat, begitu pun sebaliknya.
"Ini yang dapat mendatangkan penyakit karena sebenarnya penyakit di tubuh mayoritas bersumber dari makanan,” ujar dr. Zaidul dikutip dari laman Universitas Islam Indonesia, Sabtu (1/10/2022).
Baca juga: Yuk, Serius Jalani Pola Hidup Ala Rasulullah SAW Mulai Sekarang
Dia melanjutkan, Rasulullah SAW dan para sahabatnya tidak pernah makan hingga sangat kenyang. Sebab, mereka makan bukan untuk kenyang melainkan hanya sebagai stamina agar tetap kuat melakukan aktivitas sehari-hari.
Zaidul menjelaskan Rasulullah akan memakan sepertiganya terlebih dulu, sementara sisanya akan dimakan beberapa jam setelahnya.
“Sehingga makan tidak membuat tubuh kita berat. Namun kuat untuk beraktivitas,” katanya.