Anak Terlanjur Minum Obat yang Dilarang, DSA: Cek Pipisnya
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 24 Oktober 2022 - 09:32 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis lima produk obat cair atau sirop yang mengandung etilen glikol (EG) melebihi ambang batas. Adapun kelima produk tersebut adalah Termorex Sirup, Flurin DMP Sirup, Unibebi Cough Sirup, Unibebi Demam Sirup, dan Unibebi Demam Drops.
Meski begitu, BPOM bersama Kementerian Kesehatan, pakar kefarmasian, pakar farmakologi klinis, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan pihak terkait lainnya masih terus menelusuri dan meneliti secara komprehensif berbagai kemungkinan faktor risiko penyebab terjadiny agagal ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI).
Baca juga: Setop Obat Sirop, Coba Cara Alternatif Turunkan Demam Anak
Lalu, apa yang harus dilakukan orang tua bila anaknya sempat meminum obat-obatan yang diduga tercemar kandungan EG tadi?
Dokter Spesialis Anak, dr Kurniawan Satria Denta menyarankan orang tua untuk melihat kondisi anak secara fisik.
"Kalau minum obatnya sudah lama, sudah semingguan lebih yang lalu, dan sekarang anaknya nggak ada gejala apa-apa, nggak ada yang perlu dilakukan selain melihat kondisi anak secara fisik, ada gejala gangguan ginjal tidak, cek aja pipisnya, kalau masih pipis berarti aman," kata dr Denta, sapaan akrabnya, melalui rilis dikutip Senin (24/10/2022).
Dia menambahkan, orang tua tidak perlu melakukan ceklaboratorium, rontgen, atau USG. "Insya Allah aman," tambahnya.
Meski begitu, BPOM bersama Kementerian Kesehatan, pakar kefarmasian, pakar farmakologi klinis, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan pihak terkait lainnya masih terus menelusuri dan meneliti secara komprehensif berbagai kemungkinan faktor risiko penyebab terjadiny agagal ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI).
Baca juga: Setop Obat Sirop, Coba Cara Alternatif Turunkan Demam Anak
Lalu, apa yang harus dilakukan orang tua bila anaknya sempat meminum obat-obatan yang diduga tercemar kandungan EG tadi?
Dokter Spesialis Anak, dr Kurniawan Satria Denta menyarankan orang tua untuk melihat kondisi anak secara fisik.
"Kalau minum obatnya sudah lama, sudah semingguan lebih yang lalu, dan sekarang anaknya nggak ada gejala apa-apa, nggak ada yang perlu dilakukan selain melihat kondisi anak secara fisik, ada gejala gangguan ginjal tidak, cek aja pipisnya, kalau masih pipis berarti aman," kata dr Denta, sapaan akrabnya, melalui rilis dikutip Senin (24/10/2022).
Dia menambahkan, orang tua tidak perlu melakukan ceklaboratorium, rontgen, atau USG. "Insya Allah aman," tambahnya.