Bungkus Islam Wasathiyah Secara Gaul, MUI Bakal Rilis Pesantren Mujahid Digital
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 12 November 2022 - 08:27 WIB
MUI bakal merilis program Pesantren Mujahid Digital untuk dakwah ke generasi muda. Foto: Istimewa.
Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Masduki Baidlowi mengatakan Islam wasathiyah harus dibungkus secara gaul. Artinya produk dakwah atau penyampaian narasi baik keagamaan harus sampai dan mudah diterima generasi muda.
Masduki melihat, kecenderungan metode dakwah saat ini masih didominasi cara-cara lama dan hanya mampu dipahami oleh kalangan tua. Berangkat dari sini, MUI akan mengadakan pelatihan-pelatihan kepada generasi muda.
Baca juga: Ma'ruf Amin: Mahasiswa Harus Mampu Menguatkan Dakwah Islam Wasathiyah
“Kita itu bagaimana ya, gaya-gayanya adalah gaya tua. Gaya milenial kita banyak ketinggalan. Maka nanti kita ada pelatihan,” kata Masduki saat membuka FGD Akhlak Bermedia Sosial, di Gedung MUI Pusat Jalan Proklamasi Menteng Jakarta Pusat, Jumat siang (11/11/2022).
Menurut Juru Bicara Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin ini, generasi Z atau Gen-Z adalah pemilik dan penentu konten dakwah di masa depan. Sehingga dibutuhkan panduan yang akrab untuk semua generasi, mulai darimilenial, Gen-Z, hingga Gen-X.
Terkait hal itu, Ketua Infokom MUI KH Mabroer MS menyebut tengah merancang Pesantren Mujahid Digital, yang akan diluncurkan pada 2023 awal.
Mabroer mengatakan, akhlak bermedsos ini amanah dari mujahid digital, karena akhlak itu menyentuh pada perilaku pribadinya.
Masduki melihat, kecenderungan metode dakwah saat ini masih didominasi cara-cara lama dan hanya mampu dipahami oleh kalangan tua. Berangkat dari sini, MUI akan mengadakan pelatihan-pelatihan kepada generasi muda.
Baca juga: Ma'ruf Amin: Mahasiswa Harus Mampu Menguatkan Dakwah Islam Wasathiyah
“Kita itu bagaimana ya, gaya-gayanya adalah gaya tua. Gaya milenial kita banyak ketinggalan. Maka nanti kita ada pelatihan,” kata Masduki saat membuka FGD Akhlak Bermedia Sosial, di Gedung MUI Pusat Jalan Proklamasi Menteng Jakarta Pusat, Jumat siang (11/11/2022).
Menurut Juru Bicara Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin ini, generasi Z atau Gen-Z adalah pemilik dan penentu konten dakwah di masa depan. Sehingga dibutuhkan panduan yang akrab untuk semua generasi, mulai darimilenial, Gen-Z, hingga Gen-X.
Terkait hal itu, Ketua Infokom MUI KH Mabroer MS menyebut tengah merancang Pesantren Mujahid Digital, yang akan diluncurkan pada 2023 awal.
Mabroer mengatakan, akhlak bermedsos ini amanah dari mujahid digital, karena akhlak itu menyentuh pada perilaku pribadinya.