Pemilu 2024
Wacana Pemilu Proporsional Tertutup, Dasco: Sebuah Warning dari KPU
Ummu hani
Rabu, 04 Januari 2023 - 17:31 WIB
Ilustrasi pemilihan umum (pemilu) di Indonesia. (Foto: Langit7.id/iStock)
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyoroti pernyataan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari terkait wacana sistem pemilu proporsional tertutup. Dasco menilai pernyataan tersebut didasarkan pada gugatan uji materi yang sudah masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Dasco menilai pernyataan Hasyim lebih dimaknai sebagai suatu peringatan sekaligus informasi kepada masyarakat luas maupun parpol. "Saya pikir apa yang disampaikan Ketua KPU itu adalah sebuah warning, karena sudah ada gugatan atau JR (judicial review)di MK," kata Dasco dalam keterangannya, Rabu (4/1/2023).
Baca Juga:Terima Silaturahmi KPU, Muhammadiyah Minta Pemilu Tepat Waktu
"Ada kemungkinan MK memutuskan. Jadi itu bukanlah statement liar dari KPU tetapi itu warning, bahwa ini ada kemungkinan begini, menginformasikan kepada masyarakat luas dan parpol," ujar Wakil Ketua DPR RI itu.
Dasco bersama Partai Gerindra tetap mengedepankan asas keadilan dan pemerataan. Menurut Dasco, sistem proporsional tertutup bakal menyulitkan partai baru yang ingin berkontestasi pada Pemilu 2024.
"Dan lebih dari itu, kita juga memberikan kesempatan kepada kader-kader partai itu untuk lebih giat melakukan sosialisasi kampanye apabila dilakukan itu dalam proporsional terbuka," ucapnya.
Baca Juga:NasDem: Sistem Proporsional Tertutup Kuatkan Oligarki Partai Politik
Dasco menilai pernyataan Hasyim lebih dimaknai sebagai suatu peringatan sekaligus informasi kepada masyarakat luas maupun parpol. "Saya pikir apa yang disampaikan Ketua KPU itu adalah sebuah warning, karena sudah ada gugatan atau JR (judicial review)di MK," kata Dasco dalam keterangannya, Rabu (4/1/2023).
Baca Juga:Terima Silaturahmi KPU, Muhammadiyah Minta Pemilu Tepat Waktu
"Ada kemungkinan MK memutuskan. Jadi itu bukanlah statement liar dari KPU tetapi itu warning, bahwa ini ada kemungkinan begini, menginformasikan kepada masyarakat luas dan parpol," ujar Wakil Ketua DPR RI itu.
Dasco bersama Partai Gerindra tetap mengedepankan asas keadilan dan pemerataan. Menurut Dasco, sistem proporsional tertutup bakal menyulitkan partai baru yang ingin berkontestasi pada Pemilu 2024.
"Dan lebih dari itu, kita juga memberikan kesempatan kepada kader-kader partai itu untuk lebih giat melakukan sosialisasi kampanye apabila dilakukan itu dalam proporsional terbuka," ucapnya.
Baca Juga:NasDem: Sistem Proporsional Tertutup Kuatkan Oligarki Partai Politik