home masjid

Tafsir Al Hajj Ayat 5-7: Dalil-dalil atas Kekuasaan Allah Ta'ala

Kamis, 19 Januari 2023 - 22:10 WIB
Tafsir Al Hajj Ayat 5-7: Dalil-dalil atas Kekuasaan Allah Taala. Foto: iStock.
Allah Ta'ala telah menjelaskan tentang dalil-dalil atau petunjuk-petunjukNya, atas kemahakuasaan Allah Ta'ala untuk menghidupkan kembali umat manusia. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat Al Hajj ayat 5, Allah Ta'ala berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمْ فِى رَيْبٍ مِّنَ ٱلْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِى ٱلْأَرْحَامِ مَا نَشَآءُ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوٓا۟ أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰٓ أَرْذَلِ ٱلْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔا ۚ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَآ أَنزَلْنَا عَلَيْهَا ٱلْمَآءَ ٱهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنۢبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍۭ بَهِيجٍ

Artinya: "Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu, dan Kami tetapkan dalam rahim apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan. Kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan. Dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, bumi itu hidup dan subur serta menumbuhkan berbagai macam tumbuhan yang indah. (QS Al Hajj: 5).

Dalam kajian tafsir Ibnu Katsir, Ketua Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), KH Zae Nandang menjelaskan dalam ayat ini Allah Ta'ala menerangkan terkait proses penciptaan manusia yang tidak bisa dilakukan oleh mahluk.

"Ada yang gugur, ada yang sampai dilahirkan, ada yang sampai anak-anak meninggal, ada yang sampai dewasa, dan malah ada juga orang yang sampai pikun," kata Kiai Zae Nandang dalam kajian virtual yang diikuti Langit7, Kamis (19/1/2023).

Menurut dia, dalam ayat ini juga Allah Ta'ala menjelaskan bagaimana tanah yang kering dan tandus, kemudian Allah turunkan air hujan dan hidup. Sehingga demikian itu adalah Allah yang menetapkanNya.

Baca Juga:Mengemis dalam Perspektif Islam: Tangan di Atas Lebih Baik dari Tangan di Bawah
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ilmu tafsir tafsir alquran surat al hajj kh zae nandang pp persis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya