home global news

Rektor UIN Jakarta: Kenaikan BPIH Perkuat Ekosistem Haji

Rabu, 25 Januari 2023 - 17:30 WIB
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Amany Lubis. (Foto: dok. Pribadi)
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,Prof. Dr. Amany Lubis menyebut kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)1444 H/2023 M yang diusulkan Kementerian Agama RI (Kemenag) selaras dengan ikhtiar memperkuat ekosistem haji. Penguatan ekosistem haji di Indonesia membutuhkan adanya aksi afirmatif pemerintah.

Amany mendefinisikan, ekosistem haji sebagai pelaksanaan ibadah oleh Kemenag dan masyarakat harus dengan sistem kuat, solid, dan seimbang. Keseimbangan ini dilihat dari segi regulasi, ekonomi haji, produk, dan jasa perjalanan haji serta pelaku ekosistem haji.

"Salah satunya berupa kenaikan biaya haji yang didasarkan pada kebutuhan mengikuti mekanisme yang jelas dan transparan dalam menerapkan persyaratan haji. Juga memberikan prioritas kepada mereka yang tidak melakukan ibadah haji," kata Amany, dalam keterangannya, Rabu (15/1/2023).

Baca Juga:BPKH Dukung Kenaikan Biaya Haji 2023, Ini Alasannya

Menurut Amany, penambahan dari biaya haji akan membantu pemerintah dan jemaah serta seluruh stakeholders haji melakukan pembenahan. Selain itu, pendanaan perjalanan juga dapat dilakukan dengan baik.

"Dari sini dapat dilakukan penguatan pengelolaan dana haji, baik itu dalam pengembangan dana haji, penambahan nilai manfaat, dan juga pengelolaan dana haji dan ini khusus dilakukan oleh BPKH," ungkapnya.

Amani menuturkan, inti penguatan ekosistem haji meliputi peningkatan pelayanan baik di dalam maupun luar negeri dengan memberikan kesempatan bagi jemaah untuk mandiri. Selain itu, penguatan ekosistem juga memberi kesempatan pada semua pihak melakukan pendidikan sepanjang tahun bagi para jemaah haji.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenag ibadah haji biaya haji prof dr hj amany lubis rektor uin
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya