home edukasi & pesantren

5 Kelemahan Kesarjanaan Islam Kontemporer

Kamis, 16 Maret 2023 - 07:40 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Peradaban Islam pernah menjadi pusat wacana keilmuan. Namun saat ini, umat Islam berada dalam posisi yang memprihatinkan. Keilmuan umat Islam pun semakin melemah.

Ketua PCIM Amerika Serikat Muhammad Rofiq Muzakkir menyebut setidaknya ada lima kelemahan kesarjanaan Islam kontemporer. Rofiq mengutip paparan dari Jasser Auda dalam buku yang berjudul Re-envisioning Islamic Scholarship: Maqasid Methodology as a New Approach.

Baca juga: Din Syamsuddin: Perilaku Berkemajuan Jalan kebangkitan Peradaban Islam

Berikut lima kelemahan kesarjanaan Islam kontemporer:



1. Penggunaan Taqlid



Rofiq mengeritik penggunaan imitasi atau taqlid oleh para sarjana Islam kontemporer. Imitasi ini membuat para sarjana tidak berani berbeda pendapat dengan para pendahulu dan tidak memperhatikan etika perbedaan pendapat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
peradaban islam kontemporer edukasi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya