Kecanduan Medsos Timbulkan Risiko Depresi dan Kecemasan
Tim langit 7
Kamis, 06 Juli 2023 - 06:00 WIB
Kecanduan bermain media sosial bisa menimbulkan risiko depresi dan kecemasan.Foto/ilustrasi
Penggunaan media sosial (medsos) dapat meningkatkan risiko depreesi dan kecemasan. Dosen Psikologi Universitas Nahdlatul Ulama (Unusia), Rakimin mengatakan bermain medsos lebih dari tiga jam sehari bisa memunculkan dua risiko tersebut.
“Penggunaan media sosial selama lebih dari tiga jam sehari dapat meningkatkan risiko depresi dan kecemasan. Penggunaan media sosial yang berlebihan juga terkait dengan kualitas tidur yang buruk pada remaja yang selanjutnya dapat berdampak pada kesehatan mental mereka,” kata Rakimin.
Rakimin melanjutkan, penggunaan medsos berlebihan pada anak gadis dapat menimbulkan masalah dengan harga diri yang buruk, masalah citra tubuh, dan dapat mengalami gangguan makan.
Baca juga:Disebut dalam Al-Qur'an, 3 Buah Ini Ampuh Turunkan Kolesterol
“Ada banyak anak yang terpaku pada smartphone, orang tua bertanggung jawab untuk memastikan bahwa anak tidak melebihi waktu layar (screen time) yang diberikan kepada mereka. Waktu layar sekitar 1 jam per hari sangat ideal untuk anak-anak di bawah bimbingan orang tua,” terang Rakimin pada NU Online dikutip Rabu (5/7/2023).
Ia menjelaskan secara rinci waktu layar yang disarankan di berbagai kelompok usianya, yaitu pertama, untuk anak-anak di bawah dua tahun, waktu layar harus nol kecuali untuk video call.
Kedua, untuk anak-anak berusia antara 2 hingga 5 tahun, satu jam screen time yang diawasi tidak masalah. Ketiga, untuk anak-anak yang berusia lebih dari 5 tahun dan remaja, screen time rekreasi 2 jam per hari sudah cukup.
“Penggunaan media sosial selama lebih dari tiga jam sehari dapat meningkatkan risiko depresi dan kecemasan. Penggunaan media sosial yang berlebihan juga terkait dengan kualitas tidur yang buruk pada remaja yang selanjutnya dapat berdampak pada kesehatan mental mereka,” kata Rakimin.
Rakimin melanjutkan, penggunaan medsos berlebihan pada anak gadis dapat menimbulkan masalah dengan harga diri yang buruk, masalah citra tubuh, dan dapat mengalami gangguan makan.
Baca juga:Disebut dalam Al-Qur'an, 3 Buah Ini Ampuh Turunkan Kolesterol
“Ada banyak anak yang terpaku pada smartphone, orang tua bertanggung jawab untuk memastikan bahwa anak tidak melebihi waktu layar (screen time) yang diberikan kepada mereka. Waktu layar sekitar 1 jam per hari sangat ideal untuk anak-anak di bawah bimbingan orang tua,” terang Rakimin pada NU Online dikutip Rabu (5/7/2023).
Ia menjelaskan secara rinci waktu layar yang disarankan di berbagai kelompok usianya, yaitu pertama, untuk anak-anak di bawah dua tahun, waktu layar harus nol kecuali untuk video call.
Kedua, untuk anak-anak berusia antara 2 hingga 5 tahun, satu jam screen time yang diawasi tidak masalah. Ketiga, untuk anak-anak yang berusia lebih dari 5 tahun dan remaja, screen time rekreasi 2 jam per hari sudah cukup.