Awal Mula Lailatul Qadar Dikhususkan untuk Umat Islam, Begini Penjelasan Gus Baha
Tim langit 7
Senin, 01 April 2024 - 08:00 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha.
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjelaskan awal mula kemuliaan Lailatul Qadar yang dikhususkan hanya untuk umat Nabi Muhammad.
Keterangan mengenai keistimewaan Lailatul Qadar sebagaimana terekam dalam Al-Qur'an surat Al-Qadar. Lailatul Qadar diperuntukkan kepada umat Islam bermula saat Nabi Muhammad berkeluh kesah atau mengadu kepada Allah soal usianya dan usia umatnya yang terbilang sangat pendek.
Usia Nabi Muhammad yang pendek itu berbeda dengan usia nabi-nabi terdahulu, seperti Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, dan utusan Allah yang lainnya.
"Nabi Nuh jadi nabi saja 950 tahun. Itu dapat umat 80 orang. Jadi umurnya Nabi Nuh itu 1.700 tahun. Menjadi nabi 950 tahun. Kalau Nabi Ibrahim usianya sekitar 300 tahun. Dikhitan umur 80 tahun," katanya dalam tayangan di Youtube Santri Gayeng, diakses NU Online Ahad (31/3/2024).
Baca juga: Bagaimana Tahu Keberhasilan Puasa Selama Ramadhan? Begini Penjelasan UAH
Dalam pandangan Nabi Muhammad, kata Gus Baha, nabi-nabi sebelumnya yang diberikan umur sangat panjang tentu juga memiliki pahala yang sangat banyak lantaran ibadah-ibadah yang telah dikerjakan amat lama di dunia.
"Nabi-Nabi terdahulu itu usianya ribuan tahun. Lalu Nabi Muhammad itu iri. Wah, kalau usianya panjang lalu beribadah seperti Nabi Nuh betapa banyak pahalanya, sedangkan usiaku hanya 63 tahun," ujar Gus Baha menyampaikan aduan Nabi Muhammad.
Keterangan mengenai keistimewaan Lailatul Qadar sebagaimana terekam dalam Al-Qur'an surat Al-Qadar. Lailatul Qadar diperuntukkan kepada umat Islam bermula saat Nabi Muhammad berkeluh kesah atau mengadu kepada Allah soal usianya dan usia umatnya yang terbilang sangat pendek.
Usia Nabi Muhammad yang pendek itu berbeda dengan usia nabi-nabi terdahulu, seperti Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, dan utusan Allah yang lainnya.
"Nabi Nuh jadi nabi saja 950 tahun. Itu dapat umat 80 orang. Jadi umurnya Nabi Nuh itu 1.700 tahun. Menjadi nabi 950 tahun. Kalau Nabi Ibrahim usianya sekitar 300 tahun. Dikhitan umur 80 tahun," katanya dalam tayangan di Youtube Santri Gayeng, diakses NU Online Ahad (31/3/2024).
Baca juga: Bagaimana Tahu Keberhasilan Puasa Selama Ramadhan? Begini Penjelasan UAH
Dalam pandangan Nabi Muhammad, kata Gus Baha, nabi-nabi sebelumnya yang diberikan umur sangat panjang tentu juga memiliki pahala yang sangat banyak lantaran ibadah-ibadah yang telah dikerjakan amat lama di dunia.
"Nabi-Nabi terdahulu itu usianya ribuan tahun. Lalu Nabi Muhammad itu iri. Wah, kalau usianya panjang lalu beribadah seperti Nabi Nuh betapa banyak pahalanya, sedangkan usiaku hanya 63 tahun," ujar Gus Baha menyampaikan aduan Nabi Muhammad.