Amerika Ingkar Janji, Tetap Serang Iran Saat Upacara Pemakaman Ali Khamenei Berlangsung
Lusi mahgriefie
Rabu, 08 Juli 2026 - 11:19 WIB
Ilustrasi: ist
Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap Iran setelah kapal tanker diserang di Selat Hormuz. Serangan tersebut terjadi di saat prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei berlangsung.
Amerika Serikat telah melancarkan serangan besar terhadap Iran sebagai tanggapan atas serangan terhadap tiga kapal tanker minyak di Selat Hormuz.
Komando Pusat AS (Centcom) pada hari Selasa menyatakan telah menghantam lebih dari 80 sasaran, termasuk lebih dari 60 kapal kecil milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di selat tersebut.
Sebagaimana melansir BBC, Rabu (8/7/2026), Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyebut serangan AS itu sebagai pelanggaran terhadap nota kesepahaman AS-Iran yang ditandatangani bulan lalu, serta memperingatkan bahwa Teheran akan mengambil tindakan tegas.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan menghantam Pulau Qeshm, Bandar Abbas, dan Sirik, yang mengakibatkan sejumlah orang terluka akibat serpihan logam. Iran tidak secara langsung mengakui tanggung jawab atas serangan terhadap ketiga kapal tanker yang memicu serangan balasan AS tersebut.
Tak hanya itu, Centcom juga mengatakan bahwa selain 60 kapal kecil, mereka juga telah menyerang lokasi peluncuran rudal dan pusat komando Iran. Mereka tidak menyebutkan lokasi targetnya.
Amerika menyampaikan bahwa akan ada konsekuensi atas apa yang disebutnya sebagai serangan "sama sekali tidak dapat diterima" terhadap tiga kapal tanker tersebut.
Amerika Serikat telah melancarkan serangan besar terhadap Iran sebagai tanggapan atas serangan terhadap tiga kapal tanker minyak di Selat Hormuz.
Komando Pusat AS (Centcom) pada hari Selasa menyatakan telah menghantam lebih dari 80 sasaran, termasuk lebih dari 60 kapal kecil milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di selat tersebut.
Sebagaimana melansir BBC, Rabu (8/7/2026), Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyebut serangan AS itu sebagai pelanggaran terhadap nota kesepahaman AS-Iran yang ditandatangani bulan lalu, serta memperingatkan bahwa Teheran akan mengambil tindakan tegas.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan menghantam Pulau Qeshm, Bandar Abbas, dan Sirik, yang mengakibatkan sejumlah orang terluka akibat serpihan logam. Iran tidak secara langsung mengakui tanggung jawab atas serangan terhadap ketiga kapal tanker yang memicu serangan balasan AS tersebut.
Tak hanya itu, Centcom juga mengatakan bahwa selain 60 kapal kecil, mereka juga telah menyerang lokasi peluncuran rudal dan pusat komando Iran. Mereka tidak menyebutkan lokasi targetnya.
Amerika menyampaikan bahwa akan ada konsekuensi atas apa yang disebutnya sebagai serangan "sama sekali tidak dapat diterima" terhadap tiga kapal tanker tersebut.