Presiden Iran Bakal Hadiri Sidang PBB, Paparkan Soal Perang Negaranya dengan AS-Israel
Lusi mahgriefie
Senin, 21 September 2026 - 09:33 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Foto: Tasnim News
Presiden Iran Masoud Pezeshkian dijadwalkan akan bertolak ke New York, Amerika Serikat dalam beberapa hari mendatang untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Nantinya Pezeshkian akan berpidato di hadapan Majelis Umum PBB dan memaparkan sikap Iran terkait perkembangan situasi internasional, khususnya mengenai perang agresi AS-Israel terhadapIran.
Selain itu, Presiden Iran juga akan mengadakan pertemuan dan konsultasi dengan para pemimpin dari sejumlah negara di sela-sela pertemuan PBB tersebut. Ia akan didampingi oleh delegasi tingkat tinggi, selama kunjungan tersebut. Dilansir dari media pemerintah Iran, Tasnim, Senin (21/9/2026).
Sidang ke-81 Majelis Umum PBB ini diselenggarakan dengan mengusung tema "Memulihkan Kepercayaan, Mengelola Transformasi: Perserikatan Bangsa-Bangsa yang Memberikan Hasil bagi Semua."
Baca juga:Di Tengah Konflik, Amerika Izinkan Delegasi Iran Hadiri Pertemuan PBB di New York
Debat umum tingkat tinggi dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September di New York, yang mempertemukan para pemimpin dunia untuk membahas berbagai tantangan internasional utama.
Agenda sidang juga mencakup pertemuan tingkat tinggi mengenai aksi iklim, pembangunan, kenaikan permukaan laut, kesiapsiagaan menghadapi pandemi, serta isu-isu global lainnya.
Nantinya Pezeshkian akan berpidato di hadapan Majelis Umum PBB dan memaparkan sikap Iran terkait perkembangan situasi internasional, khususnya mengenai perang agresi AS-Israel terhadapIran.
Selain itu, Presiden Iran juga akan mengadakan pertemuan dan konsultasi dengan para pemimpin dari sejumlah negara di sela-sela pertemuan PBB tersebut. Ia akan didampingi oleh delegasi tingkat tinggi, selama kunjungan tersebut. Dilansir dari media pemerintah Iran, Tasnim, Senin (21/9/2026).
Sidang ke-81 Majelis Umum PBB ini diselenggarakan dengan mengusung tema "Memulihkan Kepercayaan, Mengelola Transformasi: Perserikatan Bangsa-Bangsa yang Memberikan Hasil bagi Semua."
Baca juga:Di Tengah Konflik, Amerika Izinkan Delegasi Iran Hadiri Pertemuan PBB di New York
Debat umum tingkat tinggi dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September di New York, yang mempertemukan para pemimpin dunia untuk membahas berbagai tantangan internasional utama.
Agenda sidang juga mencakup pertemuan tingkat tinggi mengenai aksi iklim, pembangunan, kenaikan permukaan laut, kesiapsiagaan menghadapi pandemi, serta isu-isu global lainnya.