Jeje Zaenudin: Kita Tak Bisa Hidup Moderat Tanpa Bimbingan Islam
Jaja SuhanaKamis, 13 Januari 2022 - 23:55 WIB
Wakil Ketua Umum PP Persis KH. Dr. Jeje Zaenudin. Foto: Persis.or.id.
LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) Dr Jeje Zaenudin mengatakan gerakan moderasi beragama bukan untuk merusak tata nilai dari ajaran Islam. Justru gerakan moderasi adalah bagaimana menerapkan Islam sebenar-benarnya dalam kehidupan sehari-hari.
Moderasi beragama menjadi perbincangan hangat saat ini ketika munculnya berbagai pandangan agama yang ekstrim, ada yang sangat taat sehingga menganggap golongannya paling benar dan kelompok lain salah. Ada pula yang sangat bebas sehingga cenderung menyepelekan ajaran agama.
"Bagi kita kaum muslimim, Islam sudah moderat kita tidak bisa hidup moderat tanpa bimbingan Islam," ujar Jeje Zaenudin dikutip dari Youtube Misbah Channel, Kamis (13/1/2022).
Ketua STAIPI Jakarta ini menjelaskan, semangat moderasi beragama adalah upaya mencari titik temu dua pandangan ekstrim. Pertama pandangan yang ultra-konservatif yang meyakini mutlak kebenaran agama dari satu teks dan menganggap tafsiran yang lain salah.
Kedua, pandangan liberal yang sangat mendewakan akal sehingga terjebak untuk mengorbankan kepercayaan agamanya demi toleransi terhadap agama lain yang tidak pada tempatnya. Menurutnya pandangan ini juga mesti dimoderasi.
"Jadi konsep moderasi beragama dapat diterima selama maknanya memoderatkan paham dan praktik hidup beragama sesuai dengan ajaran Islam, bukan menafsirkan semau-maunya, dan mempraktikan sekehendak hawa nafsunya" ujar dia.