alexametrics
kalender Rabu, 19 Januari 2022
home home & garden detail berita
Dear Pecinta Kucing, Ini Pentingnya Label Halal untuk Makanan Si Meong
Suandri Ansah Sabtu, 15 Januari 2022 - 08:00 WIB
Dear Pecinta Kucing, Ini Pentingnya Label Halal untuk Makanan Si Meong
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Kucing sebagai hewan peliharaan memerlukan nutrisi yang baik dari makanan. Karena itulah para pemilik harus mengetahui jenis-jenis makanan yang berkualitas bagi Si Meong kesayangan.

Namun, selain makanan yang bergizi, pemiliki juga disarankan memilih produk makanan kucing yang berlabel halal. Loh, memangnya kucing juga wajib mengonsumsi makanan yang halal?

Eits, tunggu dulu. Produk makanan kucing yang berlabel halal ini justru berkaitan dengan pemilik saat berinteraksi dengan Meong kesayangan. Apalagi bagi pecinta kucing yang beragama Islam.

Baca Juga: Hati-hati, 7 Tanaman Indah Ini Mengandung Racun yang Berbahaya untuk Kucing

Dilansir Halal MUI, ada tiga alasan utama yang menyebabkan makanan kucing perlu disertifikasi halal. Pertama, pemberian makan kucing dengan tangan kosong.

Dengan demikian, sangat dimungkinkan makanan kucing menyentuh langsung ke kulit pemberi makan. Jika produk tersebut mengandung bahan yang najis, apalagi najis berat, artinya tangan pemilik pun terkontaminasi oleh bahan haram tersebut.

Kedua, terkait dengan titik kritis kehalalan produk. Menurut Ir. Diana Mustafa, auditor senior LPPOM MUI, makanan kucing memiliki sifat yang hampir sama dengan status bahan untuk kosmetik, yakni penggunaan luar, bukan dikonsumsi secara langsung.

Meskipun produsen mengklaim makanan kucing dibuat dari ikan segar pilihan, tapi dalam proses pembuatannya, belum ada jaminan bahwa bahan-bahan tambahan, seperti vitamin, protein hewani, asam amino, dan sebagainya berasal dari bahan yang halal.

Baca Juga: Etihad Airways Izinkan Kucing dan Anjing Duduk di Kabin Pesawat

Kandungan protein dan asam amino dalam makanan hewan dapat berasal dari hewan darat/udara, sehingga harus berasal dari hewan halal yang disembelih sesuai syariah. Sementara vitamin dihasilkan dari bahan mikrobial, nabati atau sintetis.

Jika vitamin berasal dari mikrobial, media pertumbuhannya perlu diperhatikan agar terbebas dari unsur najis. Hal ini untuk memastikan bahwa kandungannya suci (terbebas dari najis) yang dapat mengotori tangan penggunanya.

Faktor terakhir yang menjadi pertimbangan produsen melakukan sertifikasi makanan hewan adalah terkait penyimpanan. Banyak pakan memiliki kemasan besar yang tidak sekali habis, sehingga ada yang perlu disimpan dalam kondisi dingin.

Sangat jarang penyayang kucing yang memiliki kulkas terpisah, sehingga umumnya diletakkan bercampur dengan kulkas penyimpanan makanan pemilik hewan. Oleh karena itu, makanan kucing berlabel halal menjadi penting untuk menghindari kontaminasi benda haram.

Baca Juga: Ini Hewan Peliharaan yang Bisa Dibudi Dayakan di Lahan Rumah Terbatas
(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 19 Januari 2022
Imsak
04:20
Shubuh
04:30
Dhuhur
12:07
Ashar
15:30
Maghrib
18:19
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. An-Nisa':59 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا ࣖ
Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.